PSSI Setujui Persija vs Persib di GBK 12 September 2026, Beri Toleransi Penuh ke I.League

PSSI Setujui Persija vs Persib di GBK 12 September 2026, Beri Toleransi Penuh ke I.League

BERITAKINI.CO.ID — Kepastian itu disampaikan Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham di Jakarta, Rabu (26/8). PSSI memberikan kelonggaran penuh kepada I.League untuk memakai SUGBK sepanjang tidak melanggar regulasi dan manual kompetisi FIFA ASEAN Cup.

"Iya, kami memberikan toleransi untuk pemakaian stadion, karena kami juga harus memberikan keleluasaan dan kelonggaran untuk kompetisi Liga 1 selama itu tidak berbenturan dengan regulasi dan manual kompetisi di FIFA ASEAN Cup," ujar Yunus Nusi.

"Dan untuk yang Persib dan Persija, PSSI untuk bertanding di GBK kita menyetujuinya," tambahnya.

Bentrokan Jadwal dengan FIFA ASEAN Cup 2026

Laga pekan kedua Super League 2026-2027 ini hanya berjarak sekitar dua pekan dari gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 yang juga memakai stadion kebanggaan Indonesia tersebut. Kekhawatiran pembatalan sempat mencuat karena manajemen venue biasanya memberlakukan waktu pemulihan rumput usai event internasional.

Namun, dengan adanya toleransi dari federasi, laga yang terakhir kali tersaji di Jakarta pada 2019 itu dipastikan tetap berjalan. Ini menjadi ujian penting bagi I.League dalam mengatur rotasi penggunaan stadion berkapasitas besar di tengah padatnya kalender sepak bola nasional dan internasional.

Persib Juga Dapat Kelonggaran di Si Jalak Harupat

Tak hanya laga tandang ke Jakarta, Maung Bandung juga mendapat lampu hijau untuk menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, saat menjamu Manila Digger pada play off AFC Champions League Two, 31 Agustus 2026. Yunus Nusi menegaskan pihaknya baru memonitor penggunaan stadion untuk tanggal tersebut.

"Untuk tanggal 31 (Agustus). Tanggal 5 (September) belum kami monitor. Jadi, yang tanggal 31 dulu," kata Yunus.

Duel Klasik yang Dinanti Suporter

Pertemuan Persija dan Persib selalu identik dengan tensi tinggi, baik di dalam maupun luar lapangan. Terakhir kali kedua tim bertemu di Jakarta pada 2019, atmosfer SUGBK dipenuhi puluhan ribu suporter yang memadati tribun. Kini, setelah vakum selama bertahun-tahun, laga ini kembali dijadwalkan di ibu kota.

Keputusan PSSI ini sekaligus menjawab keraguan publik soal kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah event internasional tanpa mengorbankan kompetisi domestik. Dengan adanya kepastian ini, I.League diharapkan bisa menyusun jadwal secara lebih matang tanpa mengganggu persiapan tim nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index