BERITAKINI.CO.ID — Kabar ini pertama kali diungkapkan oleh jurnalis transfer kenamaan, Fabrizio Romano. Bajcetic, yang direkrut Liverpool dari akademi Celta Vigo pada Desember 2020 dengan biaya murah, akan pulang ke Galicia untuk menghidupkan kembali kariernya yang sempat terhambat cedera.
Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi kedalaman skuad asuhan Andoni Iraola. Setelah kehilangan Jones yang pindah ke juara Serie A, melepas Bajcetic membuat opsi di sektor tengah hanya tersisa sedikit nama. Padahal, The Reds masih harus berlaga di kompetisi domestik dan Eropa musim ini.
Bangkku Cadangan Menipis, Pertahanan Terancam
Di belakang trio utama Alexis Mac Allister, Ryan Gravenberch, dan Dominik Szoboszlai, kini tak ada banyak nama yang bisa diandalkan. Situasi ini memicu kecemasan di kalangan suporter, terlebih Gravenberch dan Szoboszlai sama-sama lebih nyaman bermain maju dan kerap meninggalkan posisinya saat menguasai bola.
Tanpa sosok bertipe gelandang bertahan murni sebagai pelapis, lini belakang Liverpool berisiko terbuka. Keputusan melepas pemain rotasi tanpa mendatangkan pengganti yang bermental defensif dianggap sebagai perjudian besar oleh sebagian pengamat.
Kisah Karier Bajcetic yang Naik-Turun
Bajcetic sempat mencuri perhatian pada musim 2022/23 di bawah asuhan Jurgen Klopp. Ia tampil sporadis dan menunjukkan potensi sebagai gelandang jangkar yang tenang dalam mengatur ritme permainan.
Sayangnya, cedera terkait pertumbuhan tulang menghambat perkembangannya. Ia hanya tampil tiga kali di musim 2023/24, sebelum dipinjamkan ke Red Bull Salzburg dan Las Palmas pada musim berikutnya. Kembali ke Vigo adalah kesempatan emas bagi Bajcetic untuk menemukan kembali performa terbaiknya.
Strategi Transfer Liverpool Dipertanyakan
Langkah Liverpool melepas dua gelandang sekaligus dalam satu bursa transfer menuai sorotan tajam. Para suporter mulai mempertanyakan arah kebijakan transfer klub, terutama jika tidak ada wajah baru yang segera diperkenalkan untuk mengisi ruang kosong di lini tengah.
Keputusan ini terasa semakin berisiko mengingat jadwal padat yang menanti. Pertanyaan besarnya kini bukan hanya siapa yang akan datang, melainkan apakah Liverpool cukup berani mengambil risiko dengan skuad yang ada. Bajcetic, di sisi lain, mendapatkan awal yang baru di tempat ia memulai segalanya.