Presiden OCA Sebut Asian Games Aichi-Nagoya Momentum Persatuan Asia

Presiden OCA Sebut Asian Games Aichi-Nagoya Momentum Persatuan Asia
Presiden OCA Sebut Asian Games Aichi-Nagoya Momentum Persatuan Asia

BERITAKINI.CO.ID — Presiden Olympic Council of Asia (OCA) Sheikh Joaan Bin Hamad Al Thani menilai Asian Games di Aichi-Nagoya, Jepang, sebagai momentum memperkuat persatuan masyarakat Asia melalui olahraga. Jepang untuk ketiga kalinya dipercaya menjadi tuan rumah, setelah Tokyo pada 1958 dan Hiroshima pada 1994. Ajang ini akan diikuti atlet dari 45 negara dan kawasan Asia.

Sheikh Joaan menyampaikan sambutan pada upacara pembukaan Asian Games di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Jepang, Sabtu. Ia menyebut kepercayaan yang diberikan kepada Jepang sebagai tuan rumah ketiga kalinya merupakan kehormatan besar bagi OCA.

"Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk menyampaikan salam atas nama Olympic Council of Asia (OCA) pada kesempatan Asian Games," kata Sheikh Joaan.

Jepang dan Tradisi Tuan Rumah Asian Games

Jepang pertama kali menjadi tuan rumah Asian Games pada 1958 di Tokyo, kemudian Hiroshima pada 1994. Penyelenggaraan di Aichi-Nagoya menjadi yang ketiga bagi negara itu.

Wilayah Aichi-Nagoya dikenal memiliki tradisi kuat di bidang manufaktur, inovasi, serta warisan budaya yang kaya. Sheikh Joaan menilai karakter wilayah tersebut sejalan dengan semangat Asian Games yang menekankan keberagaman.

Kesiapan Venue dan Dukungan Masyarakat Setempat

Persiapan yang dilakukan Pemerintah Prefektur Aichi, Kota Nagoya, dan panitia penyelenggara disebut terus mengalami kemajuan. Dukungan masyarakat setempat serta kesiapan venue menjadi bagian penting dalam persiapan ajang tersebut.

"Kami memiliki keyakinan penuh terhadap kesuksesan Asian Games dan menantikan para atlet dari 45 negara dan kawasan Asia untuk tampil sebaik-baiknya," ujar Sheikh Joaan.

Perjalanan Asian Games Sejak 1951

Asian Games pertama kali digelar di New Delhi pada 1951 dan sejak itu berkembang menjadi pesta olahraga terbesar di benua Asia. Perjalanannya tidak hanya mencerminkan perkembangan olahraga, tetapi juga menjadi sarana menyatukan masyarakat Asia yang beragam.

Sheikh Joaan menyampaikan apresiasi kepada Komite Olimpiade Jepang (JOC) dan masyarakat Jepang atas dukungan yang diberikan sepanjang perjalanan Asian Games.

"Olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat, melampaui budaya, perbatasan, dan perbedaan," kata Sheikh Joaan.

Harapan untuk Generasi Mendatang

Sheikh Joaan berharap penyelenggaraan Asian Games di Aichi-Nagoya memperkuat persahabatan dan pemahaman di seluruh Asia. Ajang itu juga diharapkan merayakan keberagaman serta menginspirasi generasi mendatang.

Ia menilai penyelenggaraan kali ini dapat membuka lembaran baru dalam sejarah olahraga Asia dan memperkuat semangat persatuan di kawasan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index