Pemerintah Fokus Pulihkan Infrastruktur Dasar Pascagempa di NTT

Pemerintah Fokus Pulihkan Infrastruktur Dasar Pascagempa di NTT
Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).(Sumber:NET)

JAKARTA - Pemerintah memprioritaskan pemulihan fasilitas infrastruktur dasar serta pembukaan akses ke berbagai wilayah yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Langkah ini diambil agar masyarakat setempat tidak terisolasi dan proses distribusi bantuan logistik dapat terus berjalan lancar.

Kementerian Pekerjaan Umum telah menerjunkan berbagai alat berat ke area terdampak sejak hari pertama terjadinya bencana alam tersebut.

"Sejak hari pertama untuk pekerjaan umum langsung terbang ke daerah bencana untuk memastikan alat-alat berat segera di-deploy, segera dikerahkan," ujar AHY.

Penanganan pascagempa bumi ini dijalankan berdasarkan beberapa skala prioritas. Pada tahap awal, fokus utama difokuskan untuk membantu kelancaran proses evakuasi para korban.

Pemerintah juga memastikan tidak ada satu pun kawasan yang terisolasi akibat kerusakan sarana jalan maupun material tanah longsor. Pemerintah turut mengutamakan perbaikan infrastruktur vital, termasuk sarana jaringan air bersih dan pasokan listrik, guna memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

"Memulihkan kembali infrastruktur dasar, air, listrik, dan lain sebagainya. Ini harus dipastikan karena itu yang paling mendasar bagi masyarakat," ujar AHY.

Pemulihan akses sarana transportasi sangat penting dilakukan agar penyaluran bantuan logistik, termasuk pasokan makanan serta obat-obatan, dapat segera tiba dan menjangkau warga terdampak.

Pemerintah belajar dari pengalaman penanganan bencana di wilayah Aceh, Sumatra Utara, serta Sumatra Barat, di mana sejumlah area sempat terisolasi akibat lumpuhnya jaringan akses jalan.

Pemerintah akan terus memprioritaskan pemulihan jaringan akses dan infrastruktur dasar supaya seluruh proses penanganan bencana serta pembagian bantuan kepada warga dapat terlaksana secara lebih cepat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index