JAKARTA - KAI Properti melakukan pembenahan Stasiun BNI City sebagai bagian dari upaya mendukung penyatuan dengan Stasiun Karet.
Penataan ini mencakup pembangunan beragam infrastruktur pendukung yang ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas, kenyamanan, serta konektivitas para pengguna jasa di area stasiun.
Sebagai bagian dari KAI Group, KAI Properti mengambil peran dalam penyediaan sarana infrastruktur yang menyokong pengembangan pusat transportasi perkotaan.
Dalam proses penataan Stasiun BNI City, KAI Properti menggarap sejumlah pekerjaan, mulai dari optimalisasi fasilitas akses vertikal hingga pembangunan sarana penunjang sirkulasi penumpang.
Salah satunya yakni penggantian fasilitas travelator menjadi eskalator serta tangga manual.Di samping itu, KAI Properti mendirikan hall barat dan hall timur guna mempermudah alur sirkulasi pengguna jasa di kawasan stasiun.
Langkah pembenahan juga mencakup penerapan konsep smart station melalui penempatan lampu pintar di area peron.
Keberadaan lampu pintar ini tak sekadar menjadi elemen konsep stasiun pintar, melainkan juga menunjang aspek keselamatan dengan memperjelas pandangan sekaligus menjadi penanda batas aman di peron.
KAI Properti turut membangun kanopi yang terhubung langsung dengan akses pejalan kaki.Fasilitas tersebut dirancang demi memberi kemudahan akses bagi penumpang yang hendak menuju maupun keluar dari area stasiun.
Sekretaris Perusahaan KAI Properti Agus Junaedi menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi pada era sekarang tidak hanya berfokus pada wujud fisik semata.
Menurutnya, proses pembangunan juga wajib mempertimbangkan faktor keterhubungan agar mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang kian dinamis.
"Seiring meningkatnya penggunaan transportasi publik, kebutuhan akan akses yang mudah, nyaman, dan saling terhubung juga semakin besar. Melalui penataan Stasiun BNI City dan pembangunan infrastruktur pendukung integrasi, KAI Properti berupaya menghadirkan fasilitas yang tidak hanya meningkatkan kualitas kawasan stasiun, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses dan berpindah antarmoda melalui transportasi berbasis kereta api," ujar Agus, Selasa (11/8/2026).
Rangkaian pekerjaan yang digarap KAI Properti di Stasiun BNI City merupakan bagian dari komitmen untuk menyokong proses integrasi dengan Stasiun Karet.
Penyempurnaan akses vertikal, pembangunan hall, pemasangan lampu pintar, serta pembuatan kanopi yang terhubung ke jalur pejalan kaki diarahkan guna menyajikan kemudahan bagi para penumpang saat mengakses kawasan stasiun.
Infrastruktur tersebut sekaligus memfasilitasi proses perpindahan penumpang di area stasiun agar berjalan lebih nyaman.
Pengembangan kawasan Stasiun BNI City menjadi salah satu wujud komitmen KAI Properti dalam mendukung penguatan integrasi transportasi perkotaan.
Lewat penyediaan sarana yang menunjang keterhubungan moda transportasi, KAI Properti berharap masyarakat dapat menikmati pengalaman perjalanan yang makin nyaman, aman, dan efisien seiring berkembangnya sistem transportasi publik di Indonesia.
"Ke depan, KAI Properti akan terus berkomitmen mendukung pengembangan infrastruktur yang memperkuat integrasi transportasi, khususnya transportasi berbasis kereta api. Kami meyakini bahwa konektivitas yang semakin baik akan memberikan kemudahan akses, meningkatkan kenyamanan perjalanan, serta mendorong lebih banyak masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik sebagai pilihan mobilitas sehari-hari," tutup Agus.