KOTA BANDUNG - Masyarakat kini memiliki pilihan akses penerbangan langsung ke Palembang lewat Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung.
Penerbangan perdana rute Bandung-Palembang dioperasikan oleh Wings Air dengan mengangkut 40 penumpang menggunakan pesawat yang lepas landas pada pukul 09.17 WIB (7/8/2026).
Hadirnya rute ini menjadi alternatif perjalanan menuju Pulau Sumatera tanpa membuat masyarakat harus transit atau melakukan perjalanan darat terlebih dahulu melalui Jakarta.
Corporate Communications Strategic Wings Air Danang Mandala Prihantoro mengungkapkan Palembang merupakan kota kedua di luar Pulau Jawa yang dilayani oleh Wings Air.
"Kami optimistis melihat antusiasme pelanggan. Penerbangan ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat, baik untuk wisata, perjalanan keluarga, bisnis, maupun berbagai keperluan lainnya, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat Jawa Barat yang bepergian melalui Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung menuju Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang," ujarnya.
Danang turut menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Bandung, Pemprov Jawa Barat, pihak pengelola bandara, serta seluruh pemangku kepentingan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pengelola bandara, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung kelancaran operasional penerbangan ini. Kami optimistis Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung akan semakin ramai," katanya.
Wings Air saat ini membuka dua rute penerbangan dari Bandung menuju Lampung dan Palembang guna meluaskan opsi perjalanan warga.
"Saat ini Wings Air telah membuka dua rute, yakni Bandung-Lampung dan Bandung-Palembang, sebagai pilihan perjalanan yang lebih mudah dan nyaman," ucapnya.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan antusiasme warga terhadap dibukanya kembali penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara menunjukkan tren positif.
"Saya sudah berbicara dengan Wings Air. Penerbangan ke Lampung kemarin melayani sekitar 15 penumpang, sedangkan hari ini penerbangan ke Palembang membawa sekitar 20 hingga 30 penumpang. Alhamdulillah, minat masyarakat cukup tinggi karena harga tiket juga tidak setinggi yang sebelumnya kami khawatirkan," ujarnya.
Farhan menjelaskan proses reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara diawali oleh penerbangan rute Bandung-Lampung yang mulai beroperasi (6/8/2026).
Dia berharap operasional bandara terus tumbuh positif, termasuk rencana kehadiran layanan penerbangan pesawat jet yang dijadwalkan mulai (14/8/2026).
Seorang penumpang bernama Yolanda merasakan kemudahan rute langsung ini karena perjalanan ke Palembang menjadi jauh lebih fleksibel dan efisien secara waktu.
"Dengan adanya penerbangan ini waktu perjalanan jadi lebih fleksibel, terutama bagi kami yang membutuhkan perjalanan yang cepat. Jadi tidak perlu menghabiskan waktu terlalu lama di jalan," katanya.
Penumpang lain bernama Kerry turut memanfaatkan rute langsung tersebut untuk mudik ke Palembang tanpa perlu memutar lewat Jakarta.
"Dengan kembali beroperasinya penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, perjalanan jadi lebih menghemat waktu karena sebelumnya harus berangkat melalui Jakarta terlebih dahulu. Adanya rute ini sangat membantu. Harapannya semoga penerbangan ini terus berlanjut dan tetap beroperasi ke depannya," ujarnya.
Warga Bandung Dwi Puspitasari menilai hadirnya penerbangan langsung ini membuat perjalanan menuju Palembang semakin praktis dan efisien.
"Selama ini kalau ingin ke Palembang harus berangkat melalui Jakarta sehingga memakan waktu lebih lama. Dengan adanya penerbangan langsung ini, perjalanan menjadi jauh lebih mudah dan praktis. Harapan saya, semoga Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung semakin maju dan semakin banyak maskapai yang membuka rute penerbangan dari Bandung," tuturnya.
Kehadiran rute penerbangan Bandung-Palembang ini memperluas opsi mobilitas masyarakat untuk urusan bisnis, pendidikan, liburan, hingga keperluan keluarga.