Cegah Penyusupan Judi Online, Diskominfo Surabaya Awasi 300 Aplikasi

Cegah Penyusupan Judi Online, Diskominfo Surabaya Awasi 300 Aplikasi
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya Eddy Christijanto.(Sumber:NET)

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat keamanan sistem digital guna mengantisipasi peretasan situs web pemerintah yang kerap disusupi materi promosi judi online.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya Eddy Christijanto menyatakan, pihaknya sudah menyiapkan proteksi keamanan terhadap seluruh aplikasi digital di bawah naungan Diskominfo.

“Untuk pengamanan website Pemkot, kami sudah mempersiapkan,” katanya kepada Memorandum.

Dia menjelaskan, terdapat kurang lebih 300 aplikasi digital yang saat ini berada di bawah pengelolaan Diskominfo.Layanan digital tersebut meliputi website perangkat daerah hingga bermacam platform pelayanan publik.

"Ada 300 apliaksi mulai website sampai pelayanan publik digital yang diampu oleh Kominfo. Setiap hari selalu dimonitor aplikasi digital tersebut," ujarnya.

Pengawasan intensif dilakukan sebagai tindakan deteksi dini atas potensi celah kerentanan sistem.Bila terdeteksi ada kelemahan keamanan, OPD pengelola diinstruksikan segera membenahi dan memperkuat sistem supaya tidak disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

"Apabila ada potensi peretasan atau kelemahan sistem, kami sampaikan kepada OPD pengelola aplikasi untuk mendapatkan perbaikan sistem,” kata Eddy.

Langkah preventif ini dianggap krusial sebab portal web pemerintah bukan sekadar medium informasi, melainkan juga penopang ragam layanan publik berbasis digital.

Aksi peretasan yang berbuntut pada penyisipan konten terlarang, termasuk promosi judi online, berisiko merusak tingkat kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah.

Di samping pemantauan harian, Diskominfo Surabaya turut mengimplementasikan standar pengamanan informasi ISO 27001.

Sertifikasi standar tersebut menjadi bagian penting dalam tata kelola keamanan informasi pada pengelolaan sistem digital Pemkot Surabaya.

“Sudah mendapatkan standar keamanan informasi melalui ISO 27001,” tegas Eddy.

Melalui proteksi berlapis dan pengawasan secara berkala, Diskominfo menjamin pertahanan siber terus diperkokoh.Meski begitu, tanggung jawab menjaga keamanan tidak semata-mata bertumpu pada Diskominfo.

OPD pemilik aplikasi juga memegang peranan penting untuk langsung menyempurnakan sistem saat ditemukan celah kerentanan.

Upaya ini diharapkan mampu mencegah celah keamanan dimanfaatkan pihak luar untuk mengubah atau menyusupi portal resmi Pemkot Surabaya dengan muatan yang tidak pantas, termasuk promosi judi online.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index