BOMBANA - Bupati Bombana Burhanuddin memanfaatkan agenda kunjungan kerja reses Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae di wilayahnya, Minggu (26/7/2026).
Bupati Burhanuddin menyampaikan berbagai usulan program prioritas yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
Usulan tersebut mencakup peningkatan infrastruktur jalan, pembangunan jembatan, rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan pengaman sungai, program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas), hingga bantuan rumah tidak layak huni (RTLH).
Khusus sektor jalan, Bupati Burhanuddin mengusulkan peningkatan 5 ruas melalui Program Inpres Jalan Daerah Tahun 2026, yakni ruas Mulaeno–Toburi, Tampabulu–Toburi, Teppoe–Tampabulu–Tontonunu, Aneka Marga–Wumbubangka–Tembe, serta Tedubara–Pising di Pulau Kabaena.
Bupati Burhanuddin menyatakan ruas-ruas tersebut merupakan akses utama menuju kawasan pertanian pangan berkelanjutan (KP2B), sentra produksi pertanian, pusat pelayanan masyarakat, sampai kawasan permukiman.
Kondisi jalan yang masih mengalami kerusakan menyebabkan mobilitas masyarakat terganggu dan biaya distribusi hasil pertanian menjadi lebih tinggi.
"Ruas-ruas yang kami usulkan ini bukan sekadar akses penghubung, tetapi menjadi urat nadi aktivitas ekonomi masyarakat. Jika konektivitasnya diperkuat, distribusi hasil pertanian akan lebih lancar, biaya logistik menurun, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat," ujar Bupati Burhanuddin di aula Tanduale Kantor Bupati Bombana.
Selain peningkatan jalan, pemerintah juga mengajukan pembangunan Jembatan Tampabulu, Jembatan Tedubara–Pising, rehabilitasi Jembatan Gantung Wambolingku, serta pembangunan jembatan penghubung Pulau Masaloka.
Di sektor sumber daya air, Bupati Burhanuddin mengusulkan rehabilitasi sejumlah daerah irigasi dan pembangunan pengaman Sungai Poleang guna mendukung produktivitas pertanian sekaligus menekan risiko banjir.
Bupati Burhanuddin turut mengusulkan program Pamsimas demi meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi, serta bantuan RTLH mengingat masih banyak rumah warga yang membutuhkan penanganan.
"Sebagian besar usulan yang kami sampaikan telah dilengkapi dokumen perencanaan teknis sehingga siap ditindaklanjuti. Kami berharap dukungan Komisi V DPR RI dapat mempercepat realisasi program-program tersebut melalui pemerintah pusat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat Bombana," imbuh Bupati Burhanuddin.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae menegaskan bahwa seluruh aspirasi pembangunan yang disampaikan pemerintah daerah akan menjadi perhatian Komisi V DPR RI.
"Semua usulan akan kami upayakan dan perjuangkan. Hari ini kami melaksanakan kunjungan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah. Kami di DPR RI siap memperjuangkan bagian yang menjadi kewenangan pemerintah pusat," tegas Ridwan Bae.
Menurut politisi Partai Golkar tersebut, usulan yang telah disampaikan akan dibahas bersama kementerian dan lembaga yang menjadi mitra kerja Komisi V DPR RI.
Ia berharap sinergisitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah mampu mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur.
"Tugas kami adalah mengawal aspirasi daerah. Selama usulan tersebut menjadi kewenangan pemerintah pusat dan memenuhi ketentuan yang berlaku, tentu akan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan secara bertahap," kata Ridwan Bae.
Kegiatan reses Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae ini turut dihadiri Wakil Bupati Ahmad Yani, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sulawesi III, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tenggara, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta berbagai elemen masyarakat.