Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat Percepat Perbaikan 10 Titik Irigasi

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat Percepat Perbaikan 10 Titik Irigasi
Pemkab Pasaman Barat sedang mempercepat pembangunan 10 titik irigasi dan dam parit yang rusak terdampak bencana alam berapa waktu lalu.(Sumber:NET)

PASAMAN BARAT - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mempercepat pembangunan 10 titik irigasi dan dam parit yang rusak terdampak bencana alam berapa waktu lalu.

"Saat ini pengerjaan perbaikan irigasi atau konservasi air dan antisipasi anomali (dam parit) sedang berjalan dengan capaian pekerjaan 80 persen," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Pasaman Barat Afdal di Simpang Empat, Minggu.

Dia mengatakan pengerjaan irigasi itu dilakukan secara swakelola dengan anggaran sebesar Rp1,23 miliar.

"Pengerjaannya terus kami pantau dan evaluasi agar cepat selesai sehingga bisa dimanfaatkan petani dengan cepat. Satu titik pengerjaan dengan anggaran sekitar Rp120 juta," ujarnya.

Selain mempercepat pelaksanaan pembangunan irigasi, pihaknya juga telah mengusulkan optimalisasi lahan terdampak bencana.

Sebelumnya juga telah menyelesaikan optimalisasi lahan bencana di lahan seluas 176 hektare atau di 8 titik kelompok tani dengan total anggaran Rp998.460.000.

Menurutnya, pembangunan dan perbaikan sawah dan konservasi air dan dam parit sangat penting dilakukan dengan cepat karena menyangkut dengan ekonomi warga.

"Jika pasokan air kurang maka sawah tidak akan dapat dialiri sehingga ekonomi warga akan semakin payah," ujar dia.

Selain pembangunan irigasi dan optimalisasi juga melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sedang melakukan rehabilitasi daerah irigasi yang terdampak bencana hidrometeorologi di 26 titik melalui anggaran transfer ke daerah (TKD).

Lokasi 26 titik daerah irigasi itu berada di empat kecamatan yakni Talamau,Luhak Nan Duo,Kinali,Gunung Tuleh.

Bencana alam pada akhir November 2025 lalu di Pasaman Barat menyebabkan lahan pertanian terdampak karena banjir dan lumpur.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index