Penumpang KA Bekasi-Cikampek Naik 10,8 Persen pada Semester I 2026

Penumpang KA Bekasi-Cikampek Naik 10,8 Persen pada Semester I 2026
Ilustrasi Penumpang KAI Di beberapa stasiun (FOTO: NET)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat jumlah pengguna kereta api di Stasiun Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek mencapai 2.267.510 orang selama semester pertama 2026, yang berarti ada kenaikan sebesar 10,8 persen dari tahun lalu.

Franoto Wibowo selaku Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta menjabarkan bahwa total tersebut meliputi 1.148.248 pengguna yang melakukan keberangkatan dan 1.119.262 pengguna yang datang, berbeda dengan semester I 2025 yang hanya mencapai 2.047.033 pengguna.

“Pertumbuhan volume pelanggan menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk mendukung mobilitas antarkota," kata Franoto dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Ia menerangkan bahwa jumlah keberangkatan di Stasiun Bekasi terkerek 11 persen dari 652.836 menjadi 724.582 orang, lalu angka kedatangan juga terangkat 10,6 persen dari 634.967 menjadi 702.430 orang.

"Secara keseluruhan, pergerakan penumpang di Stasiun Bekasi mencapai 1.427.012 orang, tumbuh 10,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ujar Franoto.

Berikutnya, Stasiun Cikarang membukukan 223.539 pengguna yang berangkat dan 207.601 pengguna yang datang pada semester I 2026, dengan jumlah pergerakan warga mencapai 431.140 orang atau menguat 3,7 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Pada Stasiun Karawang, angka keberangkatan melesat 28,1 persen dari 79.082 menjadi 101.324 pengguna, sedangkan angka kedatangan bertambah 27,5 persen dari 81.119 menjadi 103.399 pengguna, sehingga kumulatif pergerakan menyentuh 204.723 orang atau melonjak 27,8 persen.

Sementara di Stasiun Cikampek, tercatat ada 98.803 pengguna yang berangkat dan 105.832 pengguna yang datang dengan kumulatif pergerakan berada di angka 204.635 orang atau naik 11,7 persen dari semester I 2025.

Franoto menjelaskan bahwa kecenderungan kenaikan di tiap stasiun ini mencerminkan tingginya keperluan warga terhadap moda transportasi kereta api, baik menuju Jakarta maupun wilayah lainnya.

“Karakter pertumbuhan di masing-masing wilayah berbeda, namun secara keseluruhan trennya positif. KAI Daop 1 Jakarta terus menyesuaikan pelayanan dan fasilitas agar peningkatan mobilitas masyarakat dapat dilayani dengan aman, nyaman, dan optimal,” tutur Franoto.

Di samping itu, ia menyampaikan bahwa KAI Daop 1 Jakarta selalu melakukan pembenahan pada layanan konsumen, kesiapan armada, sarana stasiun, hingga faktor keselamatan demi mengimbangi lonjakan pengguna kereta di area Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index