Rangka Jembatan Lubuk Selandak Dibangun dari Nol Usai Diterjang Banjir

Rangka Jembatan Lubuk Selandak Dibangun dari Nol Usai Diterjang Banjir
Terlihat rangka jembatan Lubuk Selandak saat ambruk ke sungai beberapa waktu lalu.(Sumber:NET)

MUKOMUKO - Musibah banjir yang melanda daerah Kecamatan Teramang Jaya di Kabupaten Mukomuko mengakibatkan proyek pembangunan Jembatan Lubuk Selandak wajib diulang kembali dari tahap awal. Rangka baja dari jembatan yang mulanya sudah terpasang hingga 50 persen harus dibongkar lantaran terjungkal ke dasar sungai setelah tiang penyangga tidak kuat menahan derasnya aliran air.

Sisa rangka baja sepanjang kurang lebih 20 meter tersebut sejatinya sedang dalam tahap pemasangan. Akan tetapi, luapan air banjir yang datang membuat struktur penopangnya terdorong hingga akhirnya menyebabkan konstruksi baja tersebut roboh masuk ke dalam sungai.

Kejadian ini memaksa pihak pelaksana proyek mengambil tindakan sigap. Komponen rangka baja yang tenggelam segera dilepas satu demi satu dari dalam sungai guna memastikan seluruh material masih layak dipakai kembali pada proses perakitan ulang.

Saat ini, proses perakitan struktur baja mulai dikerjakan kembali. Kegiatan pengerjaan pun terpaksa diulangi dari dasar, khususnya pada bagian konstruksi yang mengalami kerusakan akibat dampak bencana tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, Ir Apriansyah, ST, MT, menyatakan bahwa pihaknya tetap yakin proyek Jembatan Lubuk Selandak dapat tuntas tepat waktu sesuai dengan target yang disepakati.

Ia menjelaskan bahwa kendati terdapat kendala akibat luapan banjir, proses pengerjaan terus berjalan dan kontraktor pelaksana langsung merakit kembali rangka baja jembatan tersebut.

“Rangka yang ambruk dibongkar kembali satu per satu, kemudian dipasang kembali. Kami optimis pekerjaan dapat diselesaikan sampai Desember 2026,” ujar Apriansyah.

Ia menyampaikan bahwa peristiwa itu sama sekali tidak menghentikan jalannya pembangunan jembatan. Pengerjaan langsung dipacu kembali setelah situasi di lapangan memungkinkan, dengan tetap memprioritaskan faktor keselamatan serta ketahanan bangunan.

Infrastruktur Jembatan Lubuk Selandak merupakan akses vital bagi mobilitas warga di kawasan Teramang Jaya. Hadirnya jembatan ini diharapkan dapat mempermudah kelancaran lalu lintas sekaligus mendongkrak roda perekonomian masyarakat setempat. Lewat pemasangan ulang struktur rangka yang sempat jatuh ke sungai, proses pembangunan diharapkan dapat kembali berlangsung lancar dan selesai tepat pada waktunya.

"Desember 2026 menjadi batas waktu akhir. Maknya pihak kontraktor pelaksana terus mengejar waktu yang masih tersisi sekitar 2,5 bulan," pungkasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index