Kenali 7 Bahan yang Bisa Rusak dan Menyusut jika Dicuci dengan Air Panas

Kenali 7 Bahan yang Bisa Rusak dan Menyusut jika Dicuci dengan Air Panas
Ilustrasi Kain Sutra.(Sumber:NET)

JAKARTA - Air panas kerap dimanfaatkan untuk membersihkan berbagai benda di rumah lantaran dinilai lebih ampuh membasmi kuman dan mengangkat noda membandel. Meski demikian, tidak seluruh material aman dibersihkan dengan air bersuhu tinggi.

Suhu panas yang tinggi berpotensi memicu perubahan bentuk, penyusutan, kelunturan warna, hingga kerusakan permanen pada material tertentu. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mencermati jenis bahan sebelum memutuskan mencucinya dengan air panas.

Berikut beberapa bahan yang tidak disarankan untuk dicuci menggunakan air panas:

1.Wol

Material wol sebaiknya dihindari dari air panas karena paparan suhu tinggi berisiko membuat serat kain menyusut dan bentuknya berubah. Pakaian atau barang berbahan wol juga dapat bertekstur lebih kasar jika terpapar panas berlebih. Sebaiknya manfaatkan air dingin atau air bersuhu rendah serta selalu perhatikan petunjuk perawatan di label.

2.Sutra

Sutra memiliki karakteristik serat yang tergolong halus sehingga memerlukan penanganan khusus. Air panas berisiko merusak struktur serat dan mengikis kelembutan permukaan kain. Demi menjaga kualitasnya, gunakan air dingin serta deterjen khusus untuk pakaian berbahan lembut.

3.Pakaian Berwarna Gelap

Pakaian dengan warna gelap, khususnya yang baru beberapa kali dicuci, berpotensi mengalami pemudaran warna lebih cepat jika kerap terkena air panas. Suhu tinggi mempercepat pelepasan zat pewarna dari serat kain, sehingga mencuci memakai air dingin jauh lebih disarankan untuk mempertahankan kecerahan warnanya.

4.Kain Elastis

Pakaian bermaterial elastis seperti spandex atau elastane tidak boleh dibersihkan memakai air panas. Suhu tinggi dapat merusak kelenturan serat sehingga pakaian tidak lagi elastis. Hal ini sangat krusial dipatuhi pada pakaian olahraga, pakaian dalam, serta busana lain yang mengandalkan bahan lentur.

5.Pakaian Berbahan Sablon

Pakaian yang dilengkapi sablon atau cetakan gambar juga patut dicuci memakai air dingin. Air panas dapat memicu lapisan sablon cepat mengelupas, retak, atau rusak. Agar gambar cetak lebih tahan lama, balik pakaian sebelum dicuci dan pilihlah putaran pencucian yang halus.

6.Kain Berbahan Rayon

Rayon termasuk material yang cukup peka terhadap suhu panas maupun perlakuan fisik yang kasar. Mencucinya memakai air panas bisa menyebabkan serat kain menyusut atau berubah bentuk. Pastikan selalu memeriksa label perawatan sebab sebagian produk rayon memerlukan teknik pembersihan khusus.

7.Plastik Pertentu

Tidak seluruh peralatan berbahan plastik tahan terhadap suhu panas. Sejumlah jenis plastik dapat melunak, melengkung, atau rusak saat tersiram air panas. Sebelum mencuci wadah atau perabot plastik dengan air panas, pastikan produk tersebut memiliki keterangan tahan suhu tinggi.

Di samping memperhatikan suhu air yang digunakan, membaca label perawatan pada pakaian serta petunjuk pada perabot rumah tangga menjadi hal yang sangat penting. Mengaplikasikan suhu yang pas akan membantu menjaga kualitas bahan agar tetap awet sekaligus menghindarinya dari kerusakan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index