7 Jenis Tanaman Pengusir Ular yang Sangat Efektif untuk Halaman Rumah

7 Jenis Tanaman Pengusir Ular yang Sangat Efektif untuk Halaman Rumah
Ilustrasi Tanaman Lavender Pengusir Ular.(Sumber:NET)

JAKARTA - Keberadaan ular di lingkungan sekitar hunian tentu dapat menimbulkan keprihatinan bagi para penghuni, terutama jika bangunan rumah berdekatan dengan area perkebunan, lahan kosong, atau kawasan yang masih lebat vegetasinya.

Selain disiplin merawat kebersihan halaman, membudidayakan ragam tanaman beraroma menyengat kerap dijadikan salah satu langkah untuk membuat kondisi lingkungan rumah kurang disukai oleh ular.

Beberapa varietas tanaman dikenal memiliki aroma khas yang sangat kuat sehingga sanggup membantu menekan potensi ular mendekati lokasi tertentu. Namun demikian, hadirnya tanaman-tanaman tersebut bukan berarti menjadi jaminan mutlak bahwa ular tidak akan menerobos masuk ke dalam tempat tinggal.

Pada umumnya, ular berupaya mencari wilayah yang menyediakan suplai makanan, air, serta tempat berlindung. Oleh karena itu, di samping memilih tanaman pengusir, para penghuni rumah tetap wajib menata area halaman agar tidak berubah menjadi tempat persembunyian tikus maupun hewan lain yang dapat memicu hadirnya ular.

Tanaman yang bisa membantu mengusir ular:

1.Serai

Serai memancarkan aroma khas yang tergolong kuat akibat kandungan minyak atsiri di dalamnya. Tanaman ini sangat pas ditanam di sekeliling halaman, khususnya pada area pembatas antara area rumah dan perkebunan. Selain membantu menghadirkan wangi yang segar, serai terbilang mudah dibudidayakan serta dapat difungsikan sebagai bumbu dapur.

2.Marigold

Marigold atau yang dikenal sebagai bunga tahi ayam merupakan tanaman berbunga yang amat mudah dipelihara. Aromanya yang spesifik membuat tanaman ini sering dimanfaatkan untuk membantu menghalau aneka hama dari area taman. Tanaman ini dapat dibudidayakan di dalam pot maupun langsung pada media tanah sehingga sangat serasi diletakkan di area halaman.

3.Bawang putih

Bawang putih menyimpan aroma yang menyengat serta sangat khas. Tanaman ini dapat dibudidayakan pada area kebun maupun menggunakan wadah pot sebagai bagian dari vegetasi beraroma tajam. Kendati demikian, membudidayakan bawang putih tidak dapat diandalkan sebagai satu-satunya metode pencegahan ular masuk ke kawasan hunian.

4.Bawang merah

Mirip halnya dengan bawang putih, bawang merah mempunyai wangi khas yang cukup tajam. Tanaman ini dapat ditanam menggunakan pot atau pada lahan berukuran kecil di halaman. Selain bertindak sebagai tanaman beraroma menyengat, bawang merah juga sangat bermanfaat untuk menunjang kebutuhan memasak.

5.Lidah mertua

Lidah mertua merupakan tanaman hias yang relatif mudah dirawat dan dapat ditempatkan di dalam maupun luar ruangan. Tanaman ini juga memiliki daun yang tegak sehingga cocok digunakan sebagai penghias area sekitar rumah. Untuk mencegah ular, keberadaan lidah mertua sebaiknya tetap dibarengi dengan upaya menjaga halaman agar tidak menjadi tempat berlindung hewan.

6.Kemangi

Kemangi menyebarkan aroma khas yang cukup kuat serta sangat mudah ditanam di halaman maupun media pot. Tanaman ini pun bisa dimanfaatkan sebagai bahan lalapan atau bumbu masakan. Menempatkan beberapa tanaman beraroma kuat di sekitar halaman dapat menjadi salah satu upaya tambahan untuk menjaga lingkungan rumah.

7.Lavender

Lavender dikenal memiliki aroma yang khas dan banyak digunakan sebagai tanaman hias maupun bahan pewangi. Tanaman ini dapat ditempatkan di pot dan diletakkan di area sekitar teras atau halaman rumah. Namun, sama seperti tanaman lainnya, lavender bukan penghalau ular yang terbukti dapat mencegah ular masuk ke rumah secara mutlak.

Jangan hanya mengandalkan tanaman:

Membudidayakan tanaman beraroma tajam sebaiknya sebatas menjadi bagian dari rangkaian usaha mengamankan tempat tinggal dari ancaman ular. Hal lain yang tidak kalah krusial adalah memastikan area halaman selalu bersih dan bebas dari potensi lokasi persembunyian.

Tumpukan kayu, batuan, barang bekas, rumput yang dibiarkan meninggi, serta kawasan yang lembap dapat menjadi lokasi favorit bagi beragam jenis hewan. Kondisi yang kurang terawat tersebut berisiko memancing kedatangan tikus atau satwa lain yang menjadi mangsa utama ular.

Oleh sebab itu, rutin membersihkan halaman, memangkas rumput, menutup celah pada bangunan, dan memastikan area sekitar rumah tidak menjadi tempat bersarang hewan dapat membantu mengurangi risiko ular datang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index