Aksi Pencurian Spion Mobil Mewah di Kebon Jeruk Terekam Kamera CCTV

Aksi Pencurian Spion Mobil Mewah di Kebon Jeruk Terekam Kamera CCTV
Ilustrasi Pencurian spion mobil.(Sumber:NET)

JAKARTA BARAT - Aksi nekat pencurian spion mobil mewah terjadi di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pencurian itu terekam CCTV hingga viral di media sosial. Peristiwa tersebut menimpa sebuah mobil Mitsubishi Pajero milik warga bernama Budi di Jalan Sang Timur, RT 02/RW 04, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis (27/8/2026) sekira pukul 04.17 WIB.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, pelaku beraksi sangat cepat. Hanya dalam kurun waktu kurang dari satu menit, dua unit spion mobil milik korban raib digondol pencuri. Dalam rekaman tersebut, diduga terdapat tiga orang komplotan yang terlibat. Satu pelaku bertindak sebagai eksekutor yang mencopot spion, sementara dua rekannya bersiaga di atas sepeda motor untuk memantau situasi dan bersiap kabur.

"Keadaannya sepi. Tumben yang dicuri spion mobil, jam 04.00 pagi. Terus kronologinya cepat banget, pencopotannya kurang lebih satu menit, langsung hilang itu," ujar Budi, Selasa (1/9/2026). Budi mengungkapkan, pencurian spion mobil ini merupakan kejadian pertama yang dialaminya di lingkungan tempat tinggalnya.

Meski demikian, ia menyebut kawasan tersebut terbilang rawan tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor. "Kalau spion ini pertama kali. Cuma kalau kendaraan bermotor sudah lima kali. Khususnya roda dua," ungkapnya. Akibat insiden ini, Budi diperkirakan mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah.

Satu unit spion baru mobil tersebut ditaksir seharga Rp 2,5 juta, sehingga kerugian total untuk kedua spion berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. "Kalau satu spion saja Rp1.300.000. Kanan-kiri berarti sekitar Rp 3 jutaan," tuturnya. Meski belum melaporkan secara resmi ke pihak kepolisian, Budi sengaja membagikan rekaman CCTV tersebut ke media sosial agar menjadi perhatian publik sekaligus mempermudah aparat kepolisian untuk mengusut kasus ini.

Ia berharap polisi dapat segera menangkap para pelaku yang wajah serta aksinya telah terekam sangat jelas. "CCTV pelakunya sudah jelas. Sudah kelihatan jelas dan viral. Masa iya enggak bisa ketangkap?" kata Budi. "Ya minimal ditindaklanjuti karena kan sudah sering loh di area sini, tapi enggak ada satu pun yang ketangkap," lanjutnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index