Danantara Suntik Dana ke Adhi Karya Bulan Depan, Proyek LRT City Mangkrak Segera Beres

Danantara Suntik Dana ke Adhi Karya Bulan Depan, Proyek LRT City Mangkrak Segera Beres

BERITAKINI.CO.ID — Nasib ribuan pembeli unit proyek transit oriented development (TOD) yang dikelola anak usaha Adhi Karya, yakni Adhi Commuter Properti (ADCP), akhirnya menemui titik terang. Danantara, sebagai induk holding BUMN, memastikan proses penyuntikan dana segar akan mulai diproses bulan depan. Langkah ini diambil setelah proyek LRT City yang tersebar di Tebet, Ciracas, dan Cibubur mengalami keterlambatan pembangunan akibat masalah likuiditas yang membelit perusahaan.

Sebelumnya, pengembangan kawasan berbasis TOD ini membutuhkan modal besar karena Adhi Commuter Properti harus menyediakan lahan strategis di sekitar stasiun Commuter Line, LRT, hingga BRT. Kondisi itu membuat arus kas perusahaan terkuras, sehingga berdampak pada tertundanya serah terima unit kepada konsumen yang sudah menunggu sejak lama.

Bentuk Bantuan Masih Dikaji, RUPS Jadi Penentu

Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa mekanisme pendanaan tengah dikaji secara matang. Ada dua opsi yang dipertimbangkan, yaitu penambahan modal negara atau skema pinjaman pemegang saham (shareholder loan).

"Karena mereka itu perusahaan terbuka, jadi setiap pemasukan harus melalui keputusan RUPS," kata Dony kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8).

Pilihan skema ini menjadi krusial lantaran bila Danantara memutuskan menempuh jalur penambahan modal, kepemilikan pemegang saham lain berpotensi terdilusi. Sementara opsi pinjaman pemegang saham dinilai lebih sederhana dan tidak mengubah struktur kepemilikan. "Ini akan segera dibereskan dalam bulan depan," tegasnya.

Apa Skenario Penyelesaian untuk 2.400 Konsumen?

Dony memastikan pihaknya bersama manajemen Adhi Karya sedang membahas detail tahapan penyelesaian proyek. Rencana pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada pekan ini untuk memutuskan skema terbaik, termasuk kemungkinan pemindahan unit bagi para pembeli.

"Nah ini mereka sedang paparan, baru paparan pertama sama saya. Jadi kami akan pilih mana yang paling cepat," imbuhnya.

Ia menegaskan komitmen Danantara untuk memastikan persoalan serupa tidak kembali terjadi. Prioritas utamanya adalah memberikan kepastian hukum dan penyelesaian bagi masyarakat yang telah memesan unit.

"Pada intinya kami ingin bahwa ini tidak boleh terjadi," ujar Dony.

Dana Segar Sudah Disiapkan

Langkah ini merupakan kelanjutan dari komitmen awal Danantara yang telah mengalokasikan dana sekitar Rp 456 miliar untuk membantu Adhi Karya menyelesaikan proyek LRT City yang sempat terkendala. Dony berharap dengan percepatan pembahasan pekan ini, proses administrasi dapat langsung berjalan dan konstruksi dapat kembali dilanjutkan.

"Kemudian setelah minggu ini kami akan langsung masukkan ke dalam proses bantuan kepada Adhi Karya untuk penyelesaian project ini," tutupnya.

Dengan adanya kepastian pendanaan ini, para konsumen yang terdampak diharapkan segera menerima unitnya, sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap proyek properti berbasis transportasi massal di Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index