BERITAKINI.CO.ID — Persaingan antara dua raksasa teknologi, Apple dan Samsung, kembali memanas menjelang peluncuran iPhone 18 Pro Max. Di sisi lain, Galaxy S26 Ultra sudah resmi dijual sejak Maret 2026 dan langsung menempatkan diri sebagai kandidat kuat kamera ponsel terbaik. Bagi Anda yang tengah mempertimbangkan untuk berpindah ekosistem atau sekadar ingin upgrade, berikut perbandingan menyeluruh antara kedua flagship ini berdasarkan bocoran dan data yang sudah terverifikasi.
Spek Utama: Layar Sama Besar, Beda Jantung Pacu
Kedua ponsel sama-sama mengusung layar OLED 6,9 inci dengan refresh rate adaptif 1-120Hz. Namun, Samsung unggul dalam hal ketajaman resolusi, yakni 3.120 x 1.440 piksel (505 ppi) dibandingkan iPhone yang diperkirakan tetap di 2.868 x 1.320 piksel (460 ppi).
- iPhone 18 Pro Max: Chip A20 Pro (fabrikasi 2nm), RAM 12GB, baterai 5.567 mAh (eSIM) / 5.491 mAh (SIM tray).
- Samsung Galaxy S26 Ultra: Chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, RAM 12/16GB, baterai 5.000 mAh.
Perbedaan mendasar ada pada efisiensi daya. Chip 2nm buatan Apple diklaim mampu memberikan peningkatan performa 18% dan efisiensi energi 30% lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Ini menjadi modal besar bagi iPhone 18 Pro Max untuk menggeser ketahanan baterai Galaxy S26 Ultra yang "hanya" bertahan 16 jam 10 menit dalam pengujian, sementara pendahulunya, iPhone 17 Pro Max, sudah mencapai 17 jam 54 menit.
Kamera: Fleksibilitas Zoom vs Aperture Variabel
Galaxy S26 Ultra masih menjadi raja di atas kertas dengan konfigurasi kamera 200MP utama, 50MP ultrawide, 10MP telefoto 3x, dan 50MP telefoto 5x. Kombinasi ini memberikan fleksibilitas zoom optik yang luar biasa, dengan aperture lebih lebar yang menghasilkan foto 47% lebih terang dari pendahulunya.
Apple justru disebut akan mempertahankan triple-kamera 48MP (utama, ultrawide, dan telefoto 4x). Bocoran terbaru menyebutkan adanya fitur variable aperture yang memungkinkan pengguna mengatur jumlah cahaya yang masuk secara manual. Fitur ini jelas menyasar fotografer yang ingin kontrol kreatif penuh, sebuah keunggulan yang tidak dimiliki Samsung.
Fitur Pembeda: S Pen dan Privacy Display
Samsung masih mempertahankan S Pen yang tersemat di bodi, memberikan nilai lebih untuk produktivitas dan doodling. Selain itu, Galaxy S26 Ultra memperkenalkan Privacy Display. Fitur ini membatasi sudut pandang layar menggunakan piksel khusus sehingga orang di samping Anda tidak bisa mengintip isi layar, dan bisa diaktifkan otomatis per aplikasi seperti aplikasi perbankan.
Sementara itu, iPhone 18 Pro Max dikabarkan akan memiliki Dynamic Island yang 35% lebih kecil dan bodi sedikit lebih tebal (0,25mm) untuk menampung baterai lebih besar. Keduanya adalah peningkatan kecil, namun menandakan fokus Apple pada daya tahan dan pengalaman imersif.
Harga dan Varian di Pasaran
Kenaikan harga menjadi konsekuensi yang harus diterima pengguna iPhone. iPhone 18 Pro Max diprediksi dibanderol mulai USD 1.299 (sekitar Rp 21,4 juta) untuk varian 256GB, naik USD 100 dari pendahulunya. Varian tertinggi 2TB menyentuh USD 2.099 (sekitar Rp 34,6 juta).
Sebagai perbandingan, Galaxy S26 Ultra dirilis dengan harga awal yang sama, USD 1.299 untuk 256GB. Namun, karena sudah beredar hampir enam bulan, harga pasarnya kemungkinan sudah turun dan lebih mudah ditemukan dengan penawaran menarik, terutama di pasar Indonesia.
Verdict: Pilih Ekosistem atau Fitur?
Galaxy S26 Ultra adalah pilihan tepat bagi Anda yang menginginkan fleksibilitas kamera maksimal, fitur S Pen, dan inovasi seperti Privacy Display. Ponsel ini sudah terbukti dan bisa langsung didapatkan. Namun, jika Anda mengutamakan performa mentah, efisiensi baterai, dan menginginkan kontrol aperture manual untuk fotografi, menunggu iPhone 18 Pro Max hingga September 2026 adalah keputusan yang masuk akal.
Keputusan akhir tetap bergantung pada preferensi ekosistem. Namun satu hal yang pasti, baik Apple maupun Samsung sama-sama menghadirkan teknologi kelas atas yang akan menemani aktivitas Anda selama bertahun-tahun ke depan.