Warga Rondo Woing Keluhkan Akses Jalan Rusak Selama 2 Dekade

Warga Rondo Woing Keluhkan Akses Jalan Rusak Selama 2 Dekade
Ilustrasi Kondisi akses jalan di Desa Rondo Woing, Kabupaten Manggarai Timur.(Sumber:NET)

MANGGARAI TIMUR - Masyarakat Desa Rondo Woing, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, mengeluhkan kondisi infrastruktur dasar, terutama akses jalan, yang dianggap kurang memperoleh perhatian memadai bahkan setelah lebih dari dua dekade Kabupaten Manggarai Timur terbentuk.

Keluhan ini disampaikan oleh warga melalui Elfrid Latu, yang mempertanyakan komitmen pemerintah terhadap perbaikan infrastruktur di Desa Rondo Woing sebagai bagian dari wilayah administratif Kabupaten Manggarai Timur.

Elfrid menilai bahwa kenyataan di lapangan memicu anggapan di tengah masyarakat bahwa pembangunan belum menyasar kawasan pemukiman mereka secara utuh.

“Secara administratif, kami memang tercatat sebagai bagian dari Kabupaten Manggarai Timur. Akan tetapi, dalam kenyataannya, kami justru bertanya-tanya, apakah kami benar-benar dianggap sebagai bagian dari daerah ini,” ungkap Elfrid.

Ia menerangkan bahwa warga Rondo Woing senantiasa menunaikan kewajiban kewarganegaraan, seperti berpartisipasi dalam setiap gelaran pemilihan umum, dengan harapan para pemimpin terpilih mampu menghadirkan pembenahan serta pembangunan di desa mereka.

Akan tetapi, Elfrid mengungkapkan bahwa usainya kontestasi politik selalu menyisakan kenyataan pahit bagi warga yang harus kembali berhadapan dengan persoalan lama, yakni kerusakan infrastruktur jalan.

“Suara kami telah mengantarkan banyak orang menuju kursi kekuasaan yang empuk, tetapi tidak satu pun dari mereka yang mampu mengantarkan pembangunan ke desa kami,” katanya.

Ia mengemukakan pula bahwa pengoperasian alat berat maupun proyek pengaspalan yang didambakan warga belum pernah terealisasi, sehingga masyarakat terpaksa terus melintasi rute jalan yang sarat dengan batuan, lumpur, serta debu.

Warga menaruh harapan besar agar pemerintah bersedia memprioritaskan perbaikan akses jalan di Desa Rondo Woing demi terwujudnya pemerataan pembangunan infrastruktur dasar yang nyata.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index