Festival Balon Udara UMP Sukses Dongkrak Ekonomi Wisata Banyumas

Festival Balon Udara UMP Sukses Dongkrak Ekonomi Wisata Banyumas
Festival Balon Udara #4 UMP di Lapangan Mas Mansoer Universitas Muhammadiyah Purwokerto.(FOTO:NET)

PURWOKERTO - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono berpandangan bahwa Festival Balon Udara #4 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kian memperkokoh pesona pariwisata di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, lantaran terbukti sukses mendatangkan pelancong dari pelbagai wilayah sekaligus menstimulasi perputaran ekonomi warga setempat.

Tatkala menyempatkan hadir dalam gelaran tersebut di Lapangan Mas Mansoer Kampus 1 UMP, Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas pada Minggu pagi, dirinya melayangkan apresiasi tinggi bagi institusi pendidikan tersebut yang secara kontinu menelurkan bermacam terobosan lewat agenda yang menggandeng publik luas.

Bupati menyampaikan bahwa festival ikonik tersebut telah bermutasi menjadi sebuah kegiatan yang sanggup memikat atensi para pelancong baik dari lingkup internal maupun eksternal Banyumas, sehingga sangat patut dipertahankan untuk menjadi kalender rutin tiap tahunnya.

"Ini sudah keempat kalinya dan jelas menarik wisatawan. Saya tadi tanya beberapa pengunjung, bukan hanya dari Banyumas, daerah sekitar juga datang. Festival balon ini saya minta diteruskan setiap tahun minimal satu kali dan menjadi agenda event tahunan," katanya.

Bupati mengimbuhkan bahwa pihak Pemerintah Kabupaten Banyumas berkomitmen penuh menyokong keberlangsungan acara tersebut lewat penyediaan kelancaran dalam pengurusan izin.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UMP Prof Jebul Suroso memaparkan bahwa Festival Balon Udara ini merupakan wujud nyata andil dari pihak perguruan tinggi demi menggulirkan efek sosial yang positif melalui stimulus di sektor pariwisata serta finansial daerah.

"Alhamdulillah hari ini balon udara mengudara untuk kali keempat. Inilah semangat kami agar kampus memiliki dampak sosial yang baik bagi masyarakat Banyumas. Kalau wisatawan datang, ekonomi juga akan menggeliat," katanya.

Dirinya menjabarkan bahwa pergelaran pada tahun ini dimeriahkan oleh 31 balon udara yang bernaung di bawah payung komunitas balon udara Kabupaten Wonosobo, sedangkan para pemirsa yang memadati lokasi tidak sekadar datang dari seputaran Banyumas saja, melainkan ada yang jauh-jauh dari Yogyakarta, Jawa Barat, hingga Jakarta sehingga turut mendatangkan berkah bagi bisnis penginapan, warung kuliner, serta titik-titik pelesiran di wilayah itu.

Menurut dirinya, gagasan "kampus wisata" yang tengah digalakkan merupakan bagian integral dari implementasi tridarma perguruan tinggi sebab mampu menyatukan aktivitas edukasi, luaran penelitian, dedikasi kepada publik, serta eskalasi bisnis UMKM.

Ia pun mengutarakan rasa terima kasih atas atensi dari Pemerintah Kabupaten Banyumas yang bersedia memasukkan Festival Balon Udara ini ke dalam daftar agenda resmi kabupaten sekaligus mempermudah segala regulasi perizinan.

Sang Rektor menaruh asa agar eskalasi sarana infrastruktur ke depan, termasuk proyek perluasan akses jalan di area depan Kampus 1 perguruan tinggi tersebut, mampu mendongkrak aspek kenyamanan bagi para pelancong yang hadir.

Sementara itu, salah seorang pelancong yang berasal dari Purwokerto, Umi, mengutarakan bahwa momen ini merupakan pengalaman perdananya dalam menonton festival tersebut secara langsung.

Berdasarkan penilaiannya, perhelatan ini menjadi opsi yang sangat memikat guna menghabiskan momentum libur panjang sekolah bersama jajaran sanak saudara.

"Ini pertama kali saya datang. Sangat terhibur karena sedang masa liburan, jadi bisa menambah refreshing bersama keluarga," katanya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index