CATL Resmikan Institut Uji Penyimpanan Energi Terbesar di China

CATL Resmikan Institut Uji Penyimpanan Energi Terbesar di China
Pabrik terbaru dari CATL di China.(Sumber: NET)

CHINA - Raksasa produsen baterai global, CATL, secara resmi telah memulai operasional Xiamen Energy Storage Validation Research Institute (ESVL). 

Fasilitas ini kini menjadi platform pengujian dan validasi satu pintu terbesar serta paling komprehensif di dunia untuk industri penyimpanan energi.

Melansir dari situs berita Carnewschina pada hari Kamis (28/5) waktu setempat, infrastruktur ini dibangun di atas lahan seluas 10 hektare dengan sokongan investasi mencapai sekitar 3 miliar yuan (setara Rp7,9 triliun). 

Fasilitas ini sengaja dirancang sebagai pusat terbuka dan berbagi guna melayani para pemangku kepentingan di sektor penyimpanan energi global.

Berdasarkan penjelasan CATL, seiring cepatnya transisi energi global, industri ini menghadapi kendala kesenjangan kinerja yang signifikan. 

Teratat hampir satu dari lima stasiun penyimpanan energi skala besar tidak beroperasi optimal, dan sekitar 46,5 persen sistem mengalami keterlambatan koneksi ke jaringan listrik selama lebih dari dua bulan.

Kehadiran ESVL mengemban target utama untuk menyelesaikan tantangan rumit tersebut. 

Caranya dengan menggeser proses validasi yang semula hanya pengujian tingkat komponen menjadi verifikasi ketat di tingkat stasiun. 

Hal ini dilakukan demi menjamin faktor keamanan, kemampuan menyokong jaringan, serta keandalan jangka panjang sebelum sistem resmi diaplikasikan di lapangan.

“Ketelitian ilmiah menjadi semakin penting ketika penyimpanan energi memasuki era gigawatt. ESVL dirancang untuk mencerminkan ketelitian tersebut dan membantu menghadirkan era validasi dunia nyata yang lebih terpercaya dan berkelanjutan," ujar Kepala Ilmuwan CATL, Dr. Wu Kai.

Lembaga ini dibekali lima unit laboratorium inti yang bertugas menyajikan proses validasi dalam berbagai skenario:

Laboratorium integrasi jaringan listrik: 

Merupakan fasilitas tingkat stasiun pertama di dunia yang dipersenjatai simulator jaringan berkekuatan 35kV/100MVA. Fasilitas ini sanggup menguji lebih dari 10 kontainer penyimpanan energi skala besar secara bersamaan sekaligus menyimulasikan model topologi jaringan hingga 1.000 node.

Laboratorium keselamatan tegangan tinggi: 

Memiliki keahlian teknis untuk menguji tingkat tegangan listrik dari skala 1kV hingga 500kV, serta mengkaji mendalam mekanisme pemicu kebakaran dan ledakan dalam kondisi ekstrem.

Laboratorium keselamatan termal dan pembakaran: 

Ditunjang alat kalorimeter berkapasitas 20MW serta ruangan indoor seluas 100.000 meter kubik, yang memungkinkan pengujian ledakan secara simultan pada sembilan unit kontainer ukuran besar.

Laboratorium ketahanan lingkungan: 

Berfungsi menguji performa dalam kondisi iklim ekstrem mulai dari suhu -50°C hingga 100°C, serta dilengkapi alat simulasi ketinggian hingga 7.200 km.

Laboratorium kompatibilitas elektromagnetik (EMC): 

Menjadi satu-satunya infrastruktur di dunia yang sanggup melangsungkan proses pengujian EMC pada unit kontainer ukuran 40 kaki dalam kondisi pengisian dan pengosongan daya tinggi secara nyata.

Kepala ESVL, Dr. Chen Xiaobo, mengutarakan bahwa lembaga ini menjalin kerja sama erat dengan berbagai badan sertifikasi terkemuka dunia termasuk TÜV SÜD, TÜV Rheinland, CGC, dan CSA guna menyajikan layanan yang legalitasnya diakui secara global.

Melalui penyediaan kompilasi data yang bersifat independen serta dapat dilacak keabsahannya, ESVL menargetkan diri untuk menolong pihak regulator, jajaran perusahaan asuransi, hingga institusi keuangan agar dapat memandang sektor penyimpanan energi sebagai bentuk aset yang dinilai lebih kredibel serta layak untuk diberikan kucuran pembiayaan dana.

Perusahaan CATL tercatat memegang pangsa pasar terbesar di dunia, baik dalam sektor baterai daya maupun bidang penyimpanan energi.

Terkait pemenuhan komponen baterai daya, korporasi ini sukses memimpin pasar dengan perolehan angka pangsa pasar menyentuh 47,0 persen pada periode bulan April 2026.

Sementara untuk sektor penyimpanan energi, pada tahun 2025 total penjualan produk baterai dari CATL berhasil menembus angka 121 GWh, dengan porsi pangsa pasar global sebesar 30,4 persen. Hal ini membuatnya sukses menduduki peringkat nomor 1 di dunia selama lima tahun berturut-turut.

CATL juga bertindak sebagai pemasok baterai bagi kendaraan mobil listrik (EV) dengan skala terbesar di dunia, yang produk komponennya dioptimalkan oleh banyak jajaran merek otomotif terkemuka seperti Tesla, BMW, Hyundai, Toyota, Honda, Volvo, NIO, Li Auto, Zeekr, serta masih banyak lagi merek lainnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index