BERITAKINI.CO.ID — Dua pemain asal Inggris tengah berupaya menuntaskan The Campaign for North Africa, board game Perang Dunia II yang dikenal sebagai salah satu permainan meja paling rumit yang pernah dibuat. Selama puluhan tahun, tidak ada satu pun pemain yang berhasil menuntaskan permainan ini secara penuh. Upaya keduanya kini menjadi perhatian komunitas board game internasional.
The Campaign for North Africa bukan permainan biasa. Board game ini dirancang untuk mensimulasikan kampanye Afrika Utara dalam Perang Dunia II dengan tingkat detail yang nyaris obsesif, mencakup logistik bahan bakar, konsumsi air, hingga kebutuhan pasta bagi tentara Italia.
Kerumitan itulah yang membuat permainan ini bertahan puluhan tahun tanpa ada pemain yang benar-benar menuntaskannya. Dua pria di Inggris kini mencoba mengubah catatan itu.
Mengapa Permainan Ini Disebut Mustahil Ditamatkan
The Campaign for North Africa pertama kali dirilis pada 1979 oleh penerbit Simulations Publications Inc. Permainan ini dirancang untuk dua hingga sepuluh pemain, dengan estimasi durasi bermain yang bisa mencapai ribuan jam.
Aturan di dalamnya mencakup ratusan halaman, termasuk mekanisme yang mengatur konsumsi bahan bakar per kendaraan, jadwal perawatan peralatan militer, sampai kebutuhan logistik air untuk setiap unit tentara.
Salah satu aturan yang paling sering dibicarakan adalah ketentuan tambahan air bagi tentara Italia, yang disebut membutuhkan pasokan ekstra untuk memasak pasta. Detail semacam ini membuat permainan bergerak sangat lambat.
Dua Pemain Inggris dan Target yang Belum Pernah Dicapai
Dua pemain di Inggris memutuskan mengambil tantangan itu secara serius. Mereka menjalankan permainan dengan pendekatan sistematis, mencatat setiap langkah dan menghitung setiap sumber daya sesuai aturan asli.
Upaya ini bukan sekadar iseng. Komunitas board game global sudah lama menjadikan The Campaign for North Africa sebagai semacam mitos, permainan yang lebih sering dibicarakan ketimbang dimainkan sampai selesai.
Belum ada laporan resmi soal berapa lama kedua pemain ini sudah menjalankan permainan mereka. Yang jelas, mereka menempuh jalur yang belum pernah tuntas dilalui siapa pun sebelumnya.
Beban Logistik yang Membuat Permainan Berjalan Sangat Lambat
Setiap giliran dalam permainan ini menuntut pemain menghitung pasokan bahan bakar, amunisi, air, dan makanan untuk unit-unit yang tersebar di peta Afrika Utara. Kesalahan kecil dalam pencatatan bisa memengaruhi jalannya pertempuran berikutnya.
Durasi satu sesi permainan bisa berlangsung berhari-hari, bahkan berminggu-minggu, tergantung seberapa detail pemain mengikuti aturan. Tidak heran jika banyak yang menyerah di tengah jalan.
Faktor logistik inilah yang membedakan permainan ini dari board game perang lain yang lebih populer. Sebagian besar permainan strategi menyederhanakan logistik agar tetap bisa dinikmati dalam waktu wajar.
Reaksi Komunitas Board Game
Kabar soal dua pemain Inggris ini menyebar di forum dan komunitas board game internasional. Banyak yang mengapresiasi ketekunan mereka, sebagian lain menganggapnya sebagai eksperimen absurd yang menarik untuk diikuti.
Perhatian publik terhadap permainan ini sebenarnya sudah muncul jauh sebelum upaya kedua pemain tersebut. The Campaign for North Africa kerap masuk daftar board game paling rumit sepanjang masa versi berbagai media hobi.
Statusnya sebagai permainan yang belum pernah ditamatkan justru menambah daya tarik tersendiri. Bagi sebagian kolektor, memiliki salinan permainan ini saja sudah dianggap pencapaian.
Apa yang Membuat Permainan Ini Bertahan Puluhan Tahun
Popularitas The Campaign for North Africa tidak datang dari jumlah pemain aktifnya. Permainan ini bertahan karena reputasinya sebagai ujian kesabaran dan ketelitian.
Sejumlah pengamat board game menyebut permainan ini lebih berfungsi sebagai artefak sejarah desain game ketimbang produk hiburan praktis. Tingkat realismenya dianggap ekstrem bahkan untuk standar permainan perang.
Jika kedua pemain Inggris itu berhasil menuntaskan permainan, mereka akan mencatatkan diri sebagai yang pertama dalam sejarah panjang permainan ini. Sampai saat itu terjadi, The Campaign for North Africa tetap bertahan sebagai tantangan yang belum terpecahkan.