PALU - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palu, Sulawesi Tengah, sudah meminta keterangan dari sembilan saksi terkait perkara pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, serta masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.
“Kasus pembunuhan di Duyu sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan. Saksi yang sudah diperiksa sembilan orang, termasuk istri korban semasa hidupnya dan dua orang dari orang tua yang diduga pelaku,” kata Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail Boby di Palu, Senin.
Insiden berdarah itu berlangsung pada Minggu (26/7) malam yang menyebabkan dua korban, yaitu J bersama putranya R, menghembuskan napas terakhir.Adapun istri J yang berinisial NH (23) akhirnya meninggal dunia pada Rabu (5/8) usai menjalani penanganan medis secara intensif selama kurang lebih 10 hari.
Sewaktu peristiwa terjadi, warga sekitar mendapati J dalam keadaan terkapar akibat luka tusukan di area perut.Sedangkan R ditemukan sudah tak bernyawa di dalam salah satu kamar di kediaman tersebut.Kondisi NH saat ditemukan juga sangat mengenaskan dengan luka-luka serta tubuh berlumuran darah.
Korban lantas dilarikan ke rumah sakit guna memperoleh tindakan medis, tetapi jiwanya tidak selamat seusai dirawat selama rentang waktu sekitar 10 hari.
Ismail menyampaikan bahwa pihak penyidik telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak tiga kali guna mengamankan barang bukti sekaligus memperkuat langkah penyelidikan.
Ia menjelaskan bahwa petunjuk mengenai sosok terduga pelaku kini telah teridentifikasi.Tim Unit Jatanras Polresta Palu bersinergi dengan Polsek Palu Selatan masih terus melacak keberadaan terduga pelaku di lapangan.
“Terkait motif pembunuhan belum bisa dipastikan. Saat ini proses pengejaran terus dilakukan. Mohon doanya agar pelaku segera tertangkap,” ujarnya.
Pihak penyidik juga terus mendalami latar belakang motif serta kronologi kejadian tersebut, termasuk memeriksa deretan saksi untuk membongkar kasus ini secara terang benderang.
Ismail memastikan bahwa jajaran kepolisian menangani kasus ini dengan sangat serius.Ia mengimbau publik untuk tetap tenang dan memercayakan penanganan kasus yang sedang berjalan ini kepada aparat.
“Kami minta masyarakat bersabar dan tidak perlu ragu terhadap langkah-langkah kepolisian dalam menangani perkara ini. Setiap perkembangan akan terus kami informasikan kepada masyarakat, sebagai wujud profesionalisme kinerja kami,” katanya.