PLN UID Sumatera Utara Perkuat Sinergi Kelistrikan dengan Pemprov

PLN UID Sumatera Utara Perkuat Sinergi Kelistrikan dengan Pemprov
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.(Sumber:NET)

MEDAN - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara guna mendukung pemerataan akses kelistrikan untuk pembangunan di wilayah tersebut. Penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dinilai sangat penting agar dukungan kelistrikan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan serta prioritas pembangunan.

Beberapa agenda yang dibahas meliputi pemerataan akses listrik, pengembangan transportasi umum berbasis bus listrik, pengolahan sampah menjadi energi listrik, hingga pengembangan pembangkit listrik tenaga surya. Setiap perencanaan pembangunan memerlukan pembahasan dan kajian secara menyeluruh agar kesiapan ketenagalistrikan dapat dihadirkan secara presisi, terukur, serta tepat sasaran.

Pihak kelistrikan menyatakan kesiapannya untuk menyokong program pembangunan daerah sesuai dengan wewenang perusahaan. Langkah tersebut dibarengi dengan komitmen untuk tetap memperhatikan hasil kajian teknis serta koordinasi yang intensif bersama seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik memegang peranan vital dalam menyokong kehidupan masyarakat, pelayanan publik, investasi, hingga pertumbuhan ekonomi daerah. Pihak penyedia listrik diminta terus meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus menyiapkan skema mitigasi untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan listrik.

Penguatan jaringan kelistrikan di wilayah kepulauan juga menjadi fokus utama dalam mendorong pemerataan pembangunan dan memacu aktivitas ekonomi warga.

“Kami berharap PLN terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Penguatan sistem kelistrikan di Kepulauan Nias juga perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin baik,” katanya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index