REDELONG - Tim gabungan dari Zidam IM, Kodim 0119/BM, Zipur 16/DA, dan Yon Kav terus memacu penyelesaian pemasangan Jembatan Bailey Bale Redelong demi mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah.
Hingga Minggu, 13 September 2026, tingkat pengerjaan sarana penyeberangan ini sudah menyentuh angka 80 persen. Fisik jembatan tersebut telah berhasil didorong hingga mencapai sisi seberang, dan kini petugas tengah fokus melakukan tahap penyempurnaan sebelum dapat digunakan secara optimal.
Proses pengerjaan di lapangan dipimpin oleh Letda CZI Indra Jaya serta mendapat pengawalan langsung dari Dandim 0119/BM Letkol Arh Febry Adyanto, S.H., bersama jajaran Satgas Penanganan Bencana Pemkab Bener Meriah. Dandim 0119/BM Letkol Arh Febry Adyanto, S.H., menegaskan bahwa kehadiran Jembatan Bailey Bale Redelong memegang peranan amat vital dalam memulihkan roda kehidupan warga terdampak.
"Jembatan ini bukan sekadar penghubung jalan, melainkan jembatan yang akan mengembalikan kelancaran aktivitas warga, memudahkan pengangkutan hasil bumi, menyatukan kembali warga yang terpisah, serta mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Bener Meriah," ujarnya.
Ia menilai pencapaian progres 80 persen tersebut lahir dari wujud kerja keras serta komitmen tinggi dari seluruh petugas yang mengawal jalannya pembangunan.
"Progres 80 persen yang diraih hari ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata kerja keras, semangat, dan dedikasi yang luar biasa dari seluruh personel yang telah bekerja tanpa kenal lelah demi kepentingan masyarakat," kata Dandim.
Besar harapan agar sarana penyeberangan ini kelak mampu memulihkan mobilitas warga sekaligus mendongkrak perekonomian di Kabupaten Bener Meriah.
"Semoga jembatan ini tak hanya menyambungkan jalan, tetapi juga menyambungkan harapan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bener Meriah," pungkasnya.