BERITAKINI.CO.ID — Setelah memecahkan rekor 250 hari berlayar tanpa henti, kapal induk USS Abraham Lincoln telah merapat di dekat kota Pattaya, Thailand. Ribuan pelautnya pun disambut oleh hiruk-pikuk kehidupan malam kota yang terkenal dengan pariwisata seksnya ini.
Jejak Sejarah yang Panjang
Kedatangan kapal perang AS ini bukanlah pemandangan asing bagi Pattaya. Selama Perang Vietnam, kota nelayan yang tenang ini berubah total menjadi pusat liburan tentara AS yang sedang bertugas.
Para prajurit yang mencari hiburan setelah bertugas di medan perang menjadikan Pattaya sebagai tujuan utama. Koneksi inilah yang membentuk wajah Pattaya modern, dari desa damai menjadi destinasi wisata yang ramai dan semarak.
Dampak yang Membentuk Kota
Koresponden BBC untuk Asia Tenggara, Jonathan Head, menjelaskan bagaimana sejarah antara tentara AS dan kota pantai ini terjalin erat. Kehadiran ribuan pelaut bukan hanya soal logistik militer, melainkan juga fenomena sosial yang berdampak besar pada ekonomi dan budaya lokal.
Kini, Pattaya berdiri sebagai simbol nyata dari persinggahan prajurit yang mencari jeda dari tekanan tugas berat mereka. Namun, kisah di balik gemerlap hiburan malamnya tetap menjadi babak penting dalam sejarah hubungan kedua negara.