BERITAKINI.CO.ID — Kepastian kehadiran Presiden RI ke-8 itu disampaikan Sekretaris Jenderal PBNU demisioner sekaligus Ketua Steering Committee Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Ia menyebut prosesi penutupan akan berlangsung pukul 09.00 WIB di lokasi yang sama dengan pembukaan.
"Jika tidak ada halangan, gelaran acara akan ditutup langsung oleh Presiden Republik Indonesia pada pukul 9.00 WIB pagi," ujar Gus Ipul kepada awak media, Minggu (30/8) malam.
Kartanu Prabowo: NIA Istimewa dan Berlaku Seumur Hidup
Meski enggan membeberkan detail agenda pemberian Kartanu, beredar foto kartu anggota atas nama Prabowo Subianto dari sejumlah pihak yang memiliki keterkaitan tidak langsung dengan Istana. Dalam dokumen yang diterima redaksi, Kartanu tersebut mencantumkan Nomor Induk Anggota (NIA) istimewa dengan alamat kediaman pribadi di Jalan Kertanegara No. 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Data lain yang tertera meliputi tempat dan tanggal lahir Jakarta, 17 Oktober 1951, jenis kelamin laki-laki, serta masa berlaku seumur hidup. "InsyaAllah Kartanu, Pak Presiden Prabowo akan diberikan saat penutupan Muktamar besok pagi," ungkap sumber yang tidak disebutkan namanya.
Rangkaian Penutupan dan Instruksi Persiapan Peserta
Gus Ipul meminta para muktamirin dan santri bersiap lebih awal untuk menyambut kedatangan orang nomor satu di republik ini. Ia berharap seluruh elemen yang hadir telah menempati posisi masing-masing sejak pukul 08.00 WIB agar rangkaian acara berjalan lancar dan khidmat.
"Tentu kita harapkan para peserta dan juga para santri sudah siap-siap sejak jam 08.00 WIB pagi untuk mengikuti seluruh rangkaian penutupan ini," harap pria yang juga Menteri Sosial RI tersebut.
Dinamika Forum Selesai, Pengurus Baru Diumumkan Saat Puncak Acara
Menanggapi dinamika dan ketegangan yang sempat mewarnai tahapan muktamar, Gus Ipul menegaskan seluruh persoalan internal telah tuntas melalui jalur musyawarah. Kesepakatan tersebut melibatkan para ulama, kiai, dan jajaran pengurus di tingkat pusat.
"Mengenai dinamika yang sempat terjadi, saya ingin menyampaikan bahwa hal itu sudah dapat diselesaikan dengan baik melalui musyawarah bersama antara para ulama, para kiai, dan segenap pengurus," jelasnya.
Adapun hasil kesepakatan dan penetapan kepengurusan baru periode 2026-2031 tidak akan diumumkan lebih awal. Publik diminta menunggu pengumuman resmi yang akan dirilis pada puncak agenda penutupan besok pagi.
"Mengenai proposal musyawarah dan keputusan akhir, harap bersabar. Hasil resminya akan kita sampaikan besok secara komprehensif," tambah Gus Ipul.
Muktamar ke-35 NU kali ini mengusung tema konsolidasi organisasi dan penguatan peran sosial keagamaan di tengah dinamika nasional. Acara yang berlangsung sejak pekan lalu itu dihadiri ribuan kiai, pengurus cabang, dan banom dari seluruh Indonesia.