TEGAL - Terdapat beragam destinasi liburan yang bisa ditemukan di daerah Tegal.Pemandian air panas Guci mungkin menjadi salah satu tujuan wisata yang paling tersohor di sana.Kendati demikian, masih ada berbagai pilihan objek rekreasi lain yang tak kalah menarik untuk disambangi.Salah satu yang paling populer di kalangan wisatawan adalah Pantai Alam Indah atau yang sering disingkat PAI.
Penulis berkesempatan mendatangi PAI bersama seorang rekan yang berasal dari luar daerah.Rekan penulis tersebut berniat untuk menikmati dan mengabadikan momen matahari terbenam di pesisir pantai tersebut.
Letak Pantai Alam Indah yang terbilang amat mudah dijangkau memang membuat objek wisata ini siap dikunjungi kapan saja.Biaya masuknya pun relatif terjangkau, setiap pengunjung cukup membayar tarif sebesar Rp10.000 per orang.Sementara itu, retribusi untuk parkir kendaraan roda dua dipatok dengan harga Rp5.000.
Sekilas tempat ini tampak seperti tujuan wisata di Tegal yang sempurna.Namun, sebaiknya tidak menaruh ekspektasi terlalu tinggi sebelum benar-benar menginjakkan kaki di area Pantai Alam Indah.
Area jogging track yang mulai mengalami kerusakan perlahan mengurangi keindahan Pantai Alam Indah Tegal.Pada dasarnya PAI mempunyai sarana pendukung yang lumayan menarik, salah satunya yakni fasilitas jogging track di sepanjang garis pantai.
Jalur lari tersebut dipadati oleh para pelari ketika hari mulai pagi maupun menjelang sore.Terkadang area jogging track tersebut juga dimanfaatkan sebagai arena aktivitas yoga atau senam aerobik bersama.
Sayangnya ketika penulis berkunjung ke sana, terpantau beberapa bagian jogging track berbahan keramik mulai rusak dan serpihan pecahannya berpotensi membahayakan para pengunjung.
Padahal, kehadiran jogging track ini menjadi poin plus tersendiri bagi PAI.Para pengunjung dapat berjalan santai atau berlari kecil sembari menikmati hembusan angin laut yang sepoi-sepoi.Sangat disayangkan fasilitas yang semestinya menjadi daya pikat utama justru terkesan kurang mendapatkan perawatan.
Selain itu terdapat pula Museum Bahari, meski terkesan biasa saja.Sejatinya di dalam area Pantai Alam Indah Tegal berdiri sebuah Museum Bahari.Keberadaan tempat ini menandakan bahwa PAI tidak sekadar menyajikan pemandangan tepi laut yang menawan, melainkan juga wahana edukasi.Para pelancong pun bisa memperoleh pengalaman yang berbeda selain cuma menikmati suasana pesisir pantai utara Jawa.
Di dalam area museum tersimpan bermacam alutsista serta senjata berat yang pas dijadikan latar berfoto.Kehadiran Museum Bahari ini diharapkan mampu makin mendekatkan TNI Angkatan Laut kepada publik luas sekaligus menjadi bukti sejarah bahwa Tegal merupakan tempat berdirinya cikal bakal TNI Angkatan Laut.
Sayangnya konsep museum ini dibuat terbuka di luar ruangan (outdoor).Kondisi tersebut membuat pengalaman mengamati koleksi Museum Bahari menjadi agak kurang nyaman.Tentu akan jauh lebih menarik jika tersedia bangunan tertutup yang lebih representatif dan memadai.Masalah lain yang tak kalah mengganggu adalah tumpukan sampah yang merusak pemandangan sekitar.
Sungguh disayangkan pesona keindahan pantai harus tercemar akibat sampah yang berserakan di mana-mana.Di beberapa sudut dapat dijumpai bermacam jenis sampah, mulai dari sisa makanan, bungkus rokok, hingga botol plastik bekas.Rasanya kurang menyenangkan ketika sedang menikmati pemandangan sunset, namun fokus pandangan justru teralihkan pada sampah di sekeliling area pantai.
Penulis tidak sepenuhnya membebankan kesalahan ini kepada pihak dinas pariwisata atau pengelola terkait.Kesalahan juga ada pada pengunjung yang kurang bertanggung jawab; wadah tempat sampah sudah disediakan, tetapi tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya.Pada akhirnya, Pantai Alam Indah ini dirasa cukup dikunjungi sekali saja.
Akses jalannya memang mudah dan pemandangannya terbilang elok, namun fasilitas serta kondisi lingkungannya masih kurang terjaga sehingga pengalaman berwisata di sana terasa belum maksimal.