Polresta Bogor Ungkap 61 Kasus Narkoba, 68 Pengedar Ditangkap

Polresta Bogor Ungkap 61 Kasus Narkoba, 68 Pengedar Ditangkap
Satresnarkoba Polresta Bogor Kota membongkar 61 kasus peredaran narkoba selama kurun Mei-Juli di Kota Bogor.(Sumber:NET)

JAKARTA - Satresnarkoba Polresta Bogor Kota berhasil membongkar 61 kasus peredaran narkotika sepanjang periode Mei hingga Juli di Kota Bogor.

Sebanyak 68 pengedar beserta beragam barang bukti mulai dari ganja, sabu, hingga ribuan obat keras tertentu (OKT) turut disita oleh pihak kepolisian.

"Dalam kurun waktu bulan Mei sampai dengan Juli 2026 Satresnarkoba Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap 61 kasus narkoba, dengan jumlah tersangka 68 orang," kata Wakapolresta Bogor Kota AKBP Arie Trestanto saat menggelar jumpa pers di kantornya, Rabu (29/7/2026).

Sejumlah barang bukti narkotika yang disita dari para tersangka meliputi ganja sebanyak 328,82 gram, sabu 252,75 gram, tembakau sintetis 1.276,59 gram, biang sintetis 198 gram, obat keras 212.782 butir, serta psikotropika sebanyak 870 butir.

Melalui barang bukti yang diamankan tersebut, aparat kepolisian diperkirakan berhasil menyelamatkan 382.467 jiwa dari ancaman dampak berbahaya narkoba.

"Dari keseluruhan barang bukti yang diamankan, telah menyelamatkan kurang lebih 382.467 jiwa, khususnya generasi muda yang merupakan pilar utama penerus bangsa," kata Arie.

Kasatresnarkoba Polresta Bogor Kota Kompol Ali Jupri menyampaikan bahwa seluruh tersangka yang diringkus berstatus sebagai pengedar.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku mendistribusikan narkoba menggunakan jasa ekspedisi dengan mengklaim bahwa paket kiriman tersebut berisi suku cadang atau spare part kendaraan.

"Kami mendapat pengakuan dari tersangka, bahwa barang itu dikirim melalui jasa ekspedisi yang dikirim dari luar kota, dia kirim untuk stok, namun berhasil kita amankan dan gagalkan peredarannya," kata Ali.

"Kepada petugas ekspedisi, diakuinya paket isi spare part. Jadi dia menyamarkan isi paket tersebut dan sebenarnya isinya itu adalah obat terlarang itu. Ini juga terungkap dari hasil kerjasama dengan masyarakat dan pihak jasa ekspedisi," imbuhnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index