Pemerintah Bangun Tol Akses Patimban Pangkas Waktu Tempuh Logistik

Pemerintah Bangun Tol Akses Patimban Pangkas Waktu Tempuh Logistik
Ilustrasi Proyek Akses Tol Patimban, Subang, Jawa Barat.(Sumber:NET)

SUBANG - Pemerintah saat ini sedang berfokus mengembangkan Pelabuhan Patimban tidak hanya dari sisi dermaga, melainkan juga lewat penguatan aspek konektivitas.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui proyek Jalan Tol Akses Patimban sepanjang 37,05 kilometer yang menyambungkan Jalan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) secara langsung ke kawasan pelabuhan di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut diperkirakan sanggup memangkas durasi perjalanan secara signifikan.

Rute dari berbagai wilayah industri di Jawa Barat—seperti Karawang, Subang, Purwakarta, hingga area Pantura yang sebelumnya memakan waktu kurang lebih 2 jam, diproyeksikan singkat menjadi hanya 30 hingga 40 menit.

Efisiensi waktu tersebut diharapkan mampu menekan biaya logistik, mempercepat arus ekspor-impor, serta mendongkrak daya saing kawasan industri di wilayah itu.

Secara teknis, proyek bernilai investasi sekitar Rp5,2 triliun ini tersambung dari Tol Cipali, persisnya di sekitar wilayah Cipeundeuy atau Junction Cipeundeuy, menuju Pelabuhan Patimban.

Proses pembangunannya terbagi menjadi beberapa seksi yang melibatkan dukungan pemerintah dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) lewat skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Selain bertujuan mewujudkan efisiensi logistik, kehadiran jalan tol ini juga berfungsi mengurai kemacetan dengan mengurangi beban kepadatan kendaraan berat yang selama ini mengarah ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Lewat terintegrasinya jalur Pantura dan jaringan Tol Trans Jawa melalui akses tersebut, Pelabuhan Patimban diproyeksikan menjadi salah satu gerbang logistik internasional yang kian diminati oleh para pelaku usaha.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index