Polrestabes Bandung Kerahkan 300 Personel Tekan Kejahatan

Polrestabes Bandung Kerahkan 300 Personel Tekan Kejahatan
Jajaran Kepolisian Resor Kota Besar Bandung saat melakukan apel patroli malam hari di Kota Bandung, Jawa Barat.(Sumber:NET)

BANDUNG - Polrestabes Bandung menerjunkan sekitar 300 personel gabungan untuk menggelar patroli malam di berbagai penjuru Kota Bandung.

Langkah preventif ini diambil guna menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengantisipasi maraknya kejahatan jalanan pada malam hingga dini hari.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari KRYD, yakni program kepolisian yang berfokus pada pencegahan kriminalitas melalui peningkatan kehadiran aparat secara langsung.

Selain mengantisipasi aksi pembegalan, penyisiran ini juga menyasar berbagai jenis gangguan kamtibmas lainnya.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan sinergi lintas instansi agar proses pengamanan berlangsung lebih maksimal.

Mengutip laporan Antara, patroli berskala besar ini digelar sebagai upaya pencegahan agar situasi Bandung tetap aman dan kondusif, khususnya saat potensi kejahatan meningkat di malam hari.

Sebanyak 300 personel disebar ke berbagai lokasi rawan dan bertugas hingga pagi hari demi menjamin keamanan warga yang beraktivitas maupun beristirahat.

Kehadiran petugas secara langsung diharapkan dapat memberikan efek jera (deterrent effect) bagi para calon pelaku kejahatan.

Patroli difokuskan pada penanganan berbagai bentuk kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.Target utamanya mencakup aksi pembegalan, pencurian dengan kekerasan, kejahatan jalanan lain, hingga aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman warga.

Selain menyisir kawasan strategis dengan kendaraan dinas, personel juga berdialog langsung dengan warga untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini.Melalui komunikasi tersebut, petugas dapat menyerap informasi kondisi keamanan wilayah secara cepat.

Menurut Dedi, pola pengamanan berbasis interaksi ini sangat penting dalam membangun sistem keamanan yang melibatkan peran aktif masyarakat.

Ia menilai bahwa keberadaan personel di lapangan tak hanya untuk menangkap pelaku, tetapi juga menciptakan rasa aman bagi warga.Pengawasan ketat di titik-titik vital diyakini efektif mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan.

Oleh sebab itu, patroli dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan tanpa menunggu terjadinya tindak kejahatan.

Langkah preventif ini ditingkatkan setelah Polrestabes Bandung berhasil mengungkap maraknya kasus kejahatan jalanan sepanjang Juli 2026.

Berdasarkan catatan kepolisian per 1 hingga 21 Juli 2026, petugas berhasil membongkar 15 kasus kejahatan jalanan serta menangkap 19 orang tersangka.

Data tersebut memperlihatkan bahwa kejahatan jalanan masih menjadi perhatian utama aparat kepolisian setempat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index