5 Hal Penting yang Perlu Diketahui Sebelum Melakukan Botoks Wajah

5 Hal Penting yang Perlu Diketahui Sebelum Melakukan Botoks Wajah
Ilustrasi Botoks Wajah.(Sumber:NET)

JAKARTA - Garis halus dan kerutan pada wajah sering membuat kami merasa kurang percaya diri.

Meski demikian, dua masalah klasik tersebut kini dapat diatasi melalui bermacam prosedur kecantikan guna mengembalikan keremajaan kulit supaya kembali kencang, kenyal, serta halus seperti semula.

Salah satu perawatan kecantikan yang populer yaitu botoks.Walau kehadirannya memicu pro dan kontra, botoks tetap eksis sampai sekarang serta menjadi pilihan banyak wanita di berbagai belahan dunia.

Hal ini berkat keampuhannya dalam menyamarkan garis halus maupun kerutan di wajah sehingga tampak lebih segar.

Akan tetapi, sebelum memutuskan untuk mencobanya, terdapat beberapa hal krusial yang wajib diperhatikan dan dipahami terlebih dahulu.

Sebab, meskipun tergolong prosedur minim invasif, botoks tetap merupakan tindakan medis yang harus dijalankan secara cermat dan tepat agar hasilnya memuaskan serta aman.

Oleh sebab itu, kamu perlu menyimak 5 hal yang wajib diperhatikan sebelum melakukan suntikan pertama, seperti dikutip dari situs SCCSNJ dan Healthline.

1. Botoks Hanya Membantu Menyamarkan Kerutan

Anggapan bahwa botoks sanggup menghilangkan seluruh kerutan di pipi dalam satu kali suntikan awal kerap disalahpahami banyak orang.

Padahal, kenyataannya botoks cuma berfungsi membantu menyamarkan sekaligus merilekskan otot-otot wajah.

Hal ini turut didukung oleh pernyataan dokter kulit, medis, dan bedah melalui situs Healthline, Dr. Estee William, MD yang mengingatkan bahwa, "Botoks itu bukan setrikaan."

Artinya, apabila kami mempunyai garis kerutan yang sudah sangat dalam serta menetap bahkan ketika wajah sedang diam (tidak berekspresi), botoks cuma dapat membantu menyamarkannya, bukan menghilangkannya secara menyeluruh.

2. Hasil yang Sementara dan Perlu Komitmen

Beauties, terdapat hal yang perlu kamu ketahui sebelum menjalani prosedur botoks, yaitu efeknya tidak dapat bertahan selamanya sehingga perlu diperbarui setiap 3-4 bulan pascatindakan pertama.

Oleh karena itu, jika kamu ingin terus menjaga tampilan wajah tetap kencang dan bebas kerutan, kamu mesti siap melakukan perawatan rutin secara berkala.

Artinya, ada komitmen waktu serta anggaran jangka panjang yang perlu kamu pertimbangkan sekaligus siapkan sejak awal supaya prosedur perawatan dapat terus berjalan.

3. Ada Sensasi Ngilu dan Sakit

Prosedur botoks memanfaatkan jarum kecil untuk memasukkan cairan ke dalam otot wajah.

Rasa sakit maupun ngilu yang timbul umumnya bervariasi, tergantung area penyuntikan serta tingkat ketahanan tubuhmu.

Namun, ada satu hal unik yang jarang diketahui orang, yaitu kamu mungkin bakal mendengar suara "krek" atau "krenyes" kecil di kepala saat cairan disuntikkan dan mulai masuk ke otot wajah.

Kendati demikian, kamu tidak perlu khawatir sebab rasanya bakal cepat hilang!

4. Sabar dan Berdiam Sejenak

Beauties, setelah merampungkan prosedur botoks, perjuanganmu ternyata belum usai sepenuhnya karena masih ada efek samping yang mesti diatasi.

Melansir dari Healthline dan SCCSNJ, kamu wajib bersabar untuk tidak langsung rebahan, tiduran, ataupun berolahraga berat selama kurang lebih 4 jam seusai tindakan dilakukan.

Kamu juga dianjurkan berdiam sejenak dalam posisi tubuh duduk atau berdiri.

Aturan ini wajib dipatuhi supaya cairan botoks yang baru disuntikkan tidak berpindah ke area otot wajah lainnya, sebab jika bergeser dapat memicu efek samping yang tidak diinginkan.

5. Wajib Pilih Dokter dan Klinik Resmi yang Bersertifikat

Poin terakhir dan paling krusial sebelum kamu melangkah ke klinik adalah memastikan terlebih dahulu siapa praktisi yang bakal menangani prosedurmu.

Selain demi memperoleh hasil yang bagus dan memuaskan, langkah ini juga menjadi cara agar tetap aman.

Hal tersebut sangat ditekankan lantaran botoks merupakan tindakan medis yang mengandalkan neurotoksin, bukan sekadar perawatan kecantikan biasa.

Oleh sebab itu, hindari penawaran harga yang sangat murah di salon kecantikan biasa atau dari pelaku non-medis.

Kamu wajib memastikan klinik yang kamu datangi ditangani langsung oleh dokter spesialis yang telah berizin serta bersertifikat resmi.

Dokter yang ahli memahami secara pasti anatomi wajah dan dosis yang tepat agar hasilnya terlihat natural, proporsional, serta yang utama, aman bagi kesehatanmu.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index