Waspada Penipuan Travel, Perhatikan Hal Ini Sebelum Liburan

Waspada Penipuan Travel, Perhatikan Hal Ini Sebelum Liburan
Ilustrasi liburan.(Sumber:NET)

PURWOREJO - Tingginya kasus dalam industri pariwisata, seperti dugaan penipuan agen travel, pembatalan sepihak, serta fasilitas yang berbeda dari promosi, mendorong masyarakat kian waspada ketika merancang agenda liburan.

Kondisi ini membuat para calon wisatawan tak hanya berpatokan pada murahnya harga paket, melainkan juga memperhatikan kredibilitas dari biro perjalanan.

Persiapan liburan yang cermat dengan bantuan biro perjalanan profesional kini menjadi kunci agar momen berwisata terasa aman, nyaman, serta berjalan sesuai ekspektasi.

Founder Bumi Kejora Adventures and Tours, Imam Erwanda, menjelaskan bahwa maraknya masalah perjalanan mengubah perilaku wisatawan hingga menempatkan aspek keamanan dan kepastian servis sebagai prioritas utama.

"Liburan merupakan investasi waktu, tenaga, dan biaya bagi setiap orang. Karena itu, pilihlah travel agen tidak hanya menawarkan paket wisata, tetapi juga memberikan rasa aman kepada pelanggan melalui perencanaan perjalanan yang matang serta pendampingan selama perjalanan berlangsung," ujar Imam pada Minggu (19/7/2026).

Ia menyebutkan, setiap agenda perjalanan selalu memiliki potensi hambatan, mulai dari penyesuaian jadwal transportasi, faktor cuaca, hingga koordinasi dengan pihak pengelola di lokasi tujuan.

Atas alasan tersebut, seluruh agenda liburan harus ditangani secara profesional supaya wisatawan terbebas dari kendala teknis.

Imam menambahkan, skema pengelolaan perjalanan menyeluruh (end-to-end travel management) memungkinkan beragam kebutuhan wisatawan—seperti tiket transportasi, penginapan, penyusunan itinerary, hingga pendampingan di destinasi—terintegrasi dalam satu pintu.

Strategi tersebut dianggap efektif menekan berbagai risiko selama perjalanan sekaligus memberi kejelasan fasilitas bagi para konsumen.

Di samping itu, keterbukaan informasi terkait rincian tarif dan kelengkapan fasilitas yang didapat pengguna turut diutamakan.

Hal ini menjadi poin krusial yang kian dicermati masyarakat saat menentukan jasa biro perjalanan.

Lebih lanjut, Imam mengimbau agar calon pelancong bertindak lebih jeli sebelum memesan paket liburan.

"Wisatawan kami sarankan memastikan legalitas biro perjalanan, membaca ulasan pelanggan, meminta rincian fasilitas secara tertulis, serta menghindari penawaran dengan harga yang tidak masuk akal," kata Imam.

Upaya pencegahan tersebut dinilai amat krusial guna meminimalkan risiko penipuan atau jaminan fasilitas yang tak sepadan dengan perjanjian awal.

Seiring bertumbuhnya antusiasme masyarakat untuk berlibur, hadirnya biro travel yang menjunjung tinggi profesionalitas, kejujuran, dan kualitas pelayanan memberi nilai plus secara signifikan.

Bukan sekadar merancang jadwal, agen wisata tepercaya juga menyajikan ketenangan sehingga konsumen bebas menikmati liburan tanpa beban kendala teknis atau administrasi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index