JAKARTA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kelapa Gading membawa seorang pemuda yang kerap meminta sumbangan uang kepada masyarakat di pinggir jalan depan Mall Of Indonesia (MOI) Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), ke panti sosial seusai ditangkap oleh petugas penegak peraturan daerah tersebut.
“Laporan warga melalui media sosial langsung ditindaklanjuti," kata Kepala Satpol PP Kecamatan Kelapa Gading Budi Salamun di Jakarta, Senin.
Ia menjelaskan bahwa pemuda itu mengemis dana kepada masyarakat dengan alasan sepeda motornya kehabisan bahan bakar pada Minggu (5/7) malam.
Trik yang digunakan tersebut, menurutnya, mirip dengan aksi yang pernah dilakukan oleh pemuda lain sebelumnya, namun pelaku serta jenis kendaraan roda duanya berbeda dari pelanggar yang sempat ditegur terdahulu.
“Dicurigai seperti ada orang yang mengoordinirnya Tangki bensin motor milik pemuda tersebut tidak kosong melainkan masih terisi bensin saat digeledah petugas,” ujar Budi.
Saat kendaraan pemuda tersebut digeledah, lanjutnya, ternyata bahan bakar motornya masih tersedia.
Modus operandi seperti itu diduga sedang marak diterapkan belakangan ini untuk mengundang simpati masyarakat agar bersedia memberikan sejumlah uang.
"Artinya, modus seperti ini lagi booming, tapi orangnya tidak ngaku kalau ada yang koordinir," papar Budi.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa motor yang dipergunakan untuk menjalankan aksi mengemis tersebut mempunyai spesifikasi yang cukup aneh, karena mempunyai dua buah lubang tangki bensin.
“Sewaktu disuruh menjelaskan fungsi tangki bensin yang dua, dia menjawab dengan plin plan dan tidak jelas," ungkap Budi.
Berdasarkan penjelasannya, disebabkan tindakan pelaku mengusik ketertiban umum, aparat di lapangan langsung mengamankan pemuda tersebut ke kantor Satpol PP Kelapa Gading untuk didata, kemudian dikirim ke dinas sosial, sementara sepeda motornya disita di Polsek Kelapa Gading.
"Iya, kali ini langsung kami kirim ke panti sosial, karena ini kejadian kedua dengan modus yang sama," kata dia.