Komitmen Presiden Prabowo: Berantas Korupsi Demi Hak Rakyat

Komitmen Presiden Prabowo: Berantas Korupsi Demi Hak Rakyat
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato di acara Konbes-Munas PBNU di Bangkalan, Jawa Timur. (FOTO:NET)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekad kuatnya untuk memberantas habis praktik korupsi demi mencapai kesejahteraan serta kemajuan bangsa.

Ia memastikan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi aksi penyelewengan di dalam jajaran pemerintahan yang berada di bawah kepemimpinannya.

"Pemerintah harus benar-benar tidak boleh korup. Tidak boleh ada korupsi di pemerintah Republik Indonesia,” ujar Prabowo saat menghadiri acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dikutip dari siaran Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (23/6/2026).

Prabowo menilai bahwa berbagai tindakan penyimpangan tersebut telah menyebabkan hilangnya aset kekayaan negara yang seharusnya menjadi hak milik masyarakat.

“Penyimpangan-penyimpangan ini menurut keyakinan saya inilah yang membuat bangsa kami dalam keadaan sekarang. Yang di mana kami harus mengakui terlalu banyak kekayaan negara yang hilang, yang diambil dari hak rakyat, hak bangsa,” tegasnya.

Menurut pandangan Prabowo, tata kelola pemerintahan yang bersih serta jujur sangat diperlukan untuk menyalurkan kekayaan Indonesia secara adil.

Langkah pemberantasan korupsi, sambung Prabowo, menjadi salah satu jalan mendasar agar urusan negara dan kebutuhan masyarakat bisa dijadikan sebagai prioritas utama.

Salah satu aksi konkret yang telah diterapkan oleh pihak pemerintah adalah dengan menutup berbagai celah kebocoran pada sektor penerimaan negara.

Pemerintah diklaim olehnya telah menertibkan ratusan titik pertambangan yang berjalan tanpa memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) beserta kawasan perkebunan ilegal yang berada di dalam wilayah hutan melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Selain itu, pihak pemerintah juga sedang berupaya menghentikan praktik kecurangan dalam aktivitas ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis lewat pemberlakuan aturan tata kelola ekspor, yang diperkirakan dapat mencegah kekayaan negara mengalir ke luar negeri.

"Saya mengerti ini tidak ringan, tapi apa boleh dibuat, apapun harus kami kerjakan supaya negara kami selamat," tegas Prabowo.

Prabowo kembali menekankan bahwa komitmen mutlaknya dalam memutus mata rantai korupsi merupakan bagian dari amanah yang diemban oleh dirinya sebagai kepala negara.

“Saya disumpah untuk menjaga kepentingan bangsa dan rakyat. Karena itu, saya harus melaksanakan yang terbaik yang bisa saya laksanakan, supaya saya tidak ingkar sumpah saya kepada bangsa dan rakyat," ujar Prabowo.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index