JAKARTA - Anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Republik, Tom Kean Jr, mengungkap alasan di balik ketidakhadirannya selama 142 hari. Ia kembali bertugas pada 30 Juni 2026 dan menjelaskan bahwa dirinya sempat menjalani pemeriksaan di rumah sakit karena masalah kesehatan.
Kean mengatakan dokter mendiagnosis dirinya mengalami depresi dan menyarankan perawatan jangka panjang. “Saya didiagnosis mengalami depresi. Depresi bersifat fisik dan emosional. Sampai Anda mengalaminya sendiri, sulit untuk benar-benar memahami betapa kuat dampak penyakit ini,” kata Kean, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Ia menepis anggapan bahwa depresi sekadar berarti merasa sedih. Menurutnya, kondisi tersebut jauh lebih kompleks. Sebelum mengungkap diagnosis, Kean hanya menyebut mengalami masalah kesehatan pribadi melalui media sosial.
Selama masa cuti medis, Kean tidak mengikuti lebih dari 140 pemungutan suara di DPR AS. Ketidakhadirannya memicu spekulasi dan desakan agar ia lebih terbuka mengenai penyebab absennya.
Kean yang berusia 57 tahun kini mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga sebagai anggota DPR AS dari New Jersey. Awal Juli, ia memenangkan pencalonan Partai Republik tanpa lawan internal.
Daerah pemilihannya dikenal sebagai swing district yang hasil pemilu kerap berganti antara kandidat Partai Republik dan Demokrat. Kursi Kean dipandang krusial bagi Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu Kongres mendatang.
Partai Demokrat berupaya merebut kursi tersebut, yang dapat memengaruhi keseimbangan kekuatan di Kongres sekaligus menjadi ujian politik bagi Presiden Donald Trump.