Capai 33% Target, BYD Pasang 6.682 Jaringan Flash Charger

Capai 33% Target, BYD Pasang 6.682 Jaringan Flash Charger
Stasiun pengisian daya ultra cepat BYD.(FOTO:NET)

JAKARTA - BYD dilaporkan telah mendirikan sebanyak 6.682 stasiun pengisian cepat (flash charger) yang tersebar di 321 kota di Tiongkok sampai pertengahan Juni 2026.

Menurut laporan dari Carnewschina pada Kamis (18/6) waktu setempat, fasilitas pengisian cepat ini sanggup menyuplai daya baterai kendaraan dari 10 persen menuju 97 persen dalam durasi sembilan menit saja melalui daya pengisian DC yang menyentuh 1.500 kW per konektor.

Seperti yang diketahui, proyek pembangunan infrastruktur pengisian cepat BYD ini telah dimulai sejak 5 Maret 2026.

Pada momen tersebut, pabrikan otomotif yang berbasis di Shenzhen ini memperkenalkan visi "Flash Charging China", yakni pengembangan jaringan pengisian daya ultra-cepat yang mencakup seluruh wilayah China.

BYD mematok target untuk membangun 20.000 stasiun pengisian cepat sampai akhir tahun 2026, yang mana sekitar 2.000 unit di antaranya bakal ditempatkan di sepanjang jaringan jalan tol.

Aktivitas perluasan jaringan tersebut berjalan sangat masif pada periode awal.

Tepat pada 1 April 2026, atau berselang 27 hari pasca program diluncurkan, BYD mempublikasikan bahwa mereka sudah mengoperasikan 5.000 stasiun pengisian cepat di 297 kota di China.

Meski demikian, ritme ekspansi jaringan ini terpantau mulai melonggar setelahnya. Pada 5 Mei, kuantitas stasiun merangkak naik menjadi 5.715 unit setelah adanya penambahan fasilitas baru di wilayah Mongolia Dalam.

Berikutnya, pada tanggal 17 Mei, total stasiun pengisian daya bertambah hingga menyentuh angka 5.979 unit.

Dalam kurun waktu sebulan terakhir sampai 17 Juni, BYD kembali mendirikan 703 stasiun baru yang membuat akumulasi totalnya menyentuh 6.682 unit.

Melalui pencapaian ini, BYD tercatat baru memenuhi kisaran 33,4 persen dari target total pembangunan 20.000 stasiun menjelang tutup tahun.

Kondisi tersebut menandakan bahwa pihak korporasi masih berkewajiban merampungkan 13.318 unit sisa pada paruh kedua tahun 2026 demi merealisasikan target yang dicanangkan.

Bukan hanya memperlebar jangkauan domestik, BYD pun membidik pembangunan sebanyak 6.000 stasiun pengisian cepat di luar Tiongkok, termasuk mengalokasikan sekitar 3.000 unit untuk kawasan Eropa.

Pada 9 Juni yang lalu, perusahaan meresmikan stasiun pengisian daya 1.500 kW pertama di Jerman. BYD juga telah memasang stasiun serupa pertama di Inggris.

Infrastruktur flash charger milik BYD saat ini diformulasikan khusus untuk model kendaraan yang mengadopsi Blade Battery generasi kedua.

Hasil analisis terdahulu dari CITIC Securities memproyeksikan angka penjualan bulanan untuk model yang mengusung teknologi pengisian ultra-cepat ini bakal menembus 20.000 hingga 30.000 unit serta menyumbang sekitar 30 persen dari total volume penjualan tahunan BYD.

Merujuk pada data yang dirilis China EV DataTracker, BYD berhasil memasarkan sebanyak 376.990 unit kendaraan di pasar global sepanjang bulan Mei 2026.

Beberapa model yang dipastikan sudah mengadopsi teknologi pengisian kilat ini di antaranya meliputi Yangwang U7, Denza N9, Fang Cheng Bao Ti3, Fang Cheng Bao Ti7, BYD Seal 07, BYD Great Tang, BYD Sealion 06, BYD Song Ultra EV, Denza Z9 GT, Yangwang U8L, BYD Han EV, serta BYD Yuan Plus.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index