Nenek Sebatang Kara di Aceh Utara Diduga Tewas Dibunuh Perampok

Nenek Sebatang Kara di Aceh Utara Diduga Tewas Dibunuh Perampok
Polisi memasang police line di areal penemuan barang bukti.(Sumber:NET)

LHOKSUKON - Aminah (70), seorang penduduk Desa Guha Uleu, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kediamannya pada Sabtu (6/6/2026).

Perempuan lanjut usia itu diduga kuat telah menjadi korban aksi pembunuhan.

Asumsi tersebut mencuat lantaran ditemukan banyak bekas luka lebam pada bagian muka serta sekujur tubuh korban.

Bukan cuma itu, beberapa perhiasan berharga kepunyaan korban juga hilang dari dalam rumahnya.

Kepala Desa (Keuchik) Guha Uleu, Abdullah Ibrahim, pada Minggu (7/6/2026) menerangkan bahwa mulanya terdapat warga setempat yang menyambangi rumah korban untuk mengambil bahan masakan.

Sepanjang ini, korban memang tinggal seorang diri dan kerap meminta pertolongan warga sekitar guna mengolah makanan untuk konsumsi sehari-hari.

Namun demikian, Aminah tidak memberikan sahutan sama sekali ketika namanya dipanggil oleh warga tadi.

Padahal dalam kesehariannya, korban selalu segera keluar rumah setiap kali mendengarkan ada orang yang memanggil namanya.

Karena merasa curiga, warga selanjutnya memberitahukan hal itu kepada kerabat Aminah agar bersedia mendobrak pintu tempat tinggal tersebut.

“Pintu terkunci dari dalam. Warga lalu mendobrak pintu dan jendela tersebut. Saat itu korban ditemukan telentang ditempat tidur,” uajrnya.

Setelah peristiwa itu, aparat kepolisian bersama masyarakat sekitar segera mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara untuk menjalani visum.

Kini, jasad korban sudah selesai dikebumikan oleh pihak kerabat dan juga warga.

Masyarakat di lingkungan tersebut menduga bahwa Aminah merupakan korban dari aksi perampokan yang disertai dengan pembunuhan.

Indikasi itu semakin kuat lantaran barang berharga berupa gelang dan kalung yang kerap dikenakannya sudah raib dari tubuh korban.

Pada kesempatan berbeda, Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan membenarkan bahwa anggotanya saat ini sedang melangsungkan penyelidikan mendalam atas kasus tersebut.

Petugas kepolisian pun sudah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.

“Masih dalam penyelidikan saat ini,” katanya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index