Profil Timnas AS: Bidik Rekor Baru di Rumah Sendiri

Profil Timnas AS: Bidik Rekor Baru di Rumah Sendiri
Ambisi besar timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026. (Sumber: NET)

JAKARTA - Tim nasional sepak bola Amerika Serikat (AS) bersiap untuk tampil di panggung Piala Dunia yang ke-12 di negara mereka sendiri. 

Momen bersejarah ini didapatkan karena status mereka yang bertindak sebagai salah satu dari tiga tuan rumah bersama, berdampingan dengan Kanada dan Meksiko untuk menggelar Piala Dunia 2026.

Merujuk pada data resmi dari FIFA pada Selasa, ini menjadi momen kedua bagi AS menjadi penyelenggara turnamen besar tersebut setelah sebelumnya pernah menggelar edisi tahun 1994 silam. 

Memasuki kompetisi tahun ini, kubu AS membawa misi dan ambisi yang terhitung besar.

Target utama yang ingin diraih adalah memperbaiki pencapaian mereka dari edisi sebelumnya yang kudu tersingkir di babak 16 besar. 

Target selanjutnya, dengan memanfaatkan modal keunggulan sebagai tuan rumah yang dipastikan mendapat sokongan penuh dari para pendukungnya, armada AS dinilai memiliki peluang besar untuk melangkah lebih jauh.

Bukan hal yang mustahil bagi mereka untuk melewati rekor prestasi terbaik sepanjang sejarah, yaitu ketika menyabet posisi ketiga pada pergelaran Piala Dunia pertama di Uruguay tahun 1930 silam. 

Dalam peta persaingan Piala Dunia 2026, tim yang telah mengoleksi tujuh trofi Piala Emas ini masuk ke dalam struktur Grup D bersama Paraguay, Turki, dan Australia.

Langkah awal mereka akan dimulai dengan melakoni pertandingan pertama melawan Paraguay pada tanggal 13 Juni mendatang. 

Pertandingan tersebut dijadwalkan bergulir satu hari setelah upacara seremonial pembukaan kompetisi yang dipusatkan di negara Meksiko.

Setelah menyelesaikan pertandingan pembuka tersebut, skuad AS akan ditantang oleh kekuatan Australia pada tanggal 20 Juni. 

Rangkaian pertandingan di fase grup bakal ditutup melalui duel sengit kontra Turki, tim yang baru mencatatkan penampilan ketiganya di pentas Piala Dunia, pada tanggal 26 Juni.

Sebelum resmi mengarungi ketatnya persaingan Piala Dunia 2026, tim berjuluk The Stars & Stripes ini telah sempat menjalani pertandingan uji coba pemanasan. 

Dalam laga itu, mereka berhasil memetik kemenangan tipis 3-2 atas Senegal pada hari Senin lalu, di mana gol penentu kemenangan AS dicetak oleh Folarin Balogun.

Selanjutnya, mereka dijadwalkan melakoni pertandingan pemanasan terakhir sebelum kompetisi dimulai dengan menantang pemilik empat gelar juara dunia, Jerman. 

Laga tersebut akan digelar pada hari Minggu (7/6) pukul 01.30 WIB yang bertempat di Soldier Field, Chicago.

Jalur menuju Piala Dunia 2026

Timnas AS sebelumnya telah dikonfirmasi mengamankan satu tiket kepesertaan otomatis karena statusnya selaku co-host mendampingi Kanada dan Meksiko. 

Turnamen edisi kali ini juga mencatatkan sejarah baru karena jumlah kontestan diperbanyak menjadi 48 negara.

Faktor tersebut membuat skuad AS berhak langsung tampil di putaran final Piala Dunia 2026 tanpa harus memeras keringat melalui babak kualifikasi seperti mayoritas tim lainnya. 

Tahun 2026 ini mengukuhkan partisipasi ke-12 bagi AS di panggung Piala Dunia, sekaligus menandai status tuan rumah kedua setelah tahun 1994.

Pada edisi 1994 tersebut, langkah mereka terhenti di babak 16 besar setelah ditaklukkan dengan skor tipis 1-0 oleh Brasil yang keluar sebagai kampiun utama. 

Jauh sebelum era modern tersebut, AS menjadi bagian dari kelompok 13 negara pionir yang dipilih untuk berkompetisi di Kota Montevideo, Uruguay, demi memeriahkan Piala Dunia FIFA pertama tahun 1930.

Seluruh kontestan yang berjumlah 13 tim itu didistribusikan ke dalam empat grup terpisah, di mana masing-masing jawara grup berhak melenggang ke semifinal. 

Setelah berhasil menumbangkan Paraguay serta Belgia, sepak terjang AS pada kompetisi perdana itu harus kandas di babak empat besar setelah ditekuk oleh Argentina, sebelum akhirnya dipaksa menyerah oleh Yugoslavia dalam perebutan medali tempat ketiga.

Momen di tahun tersebut sekaligus ditasbihkan sebagai capaian emas terbaik bagi AS di panggung Piala Dunia hingga sekarang. 

Sebab, dalam 10 edisi partisipasi setelahnya, prestasi tertinggi mereka tercatat hanya mampu menyentuh babak perempat final saja, yang diukir pada edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang.

Sedangkan pada pergelaran Piala Dunia paling baru di tahun 2022 lalu, AS mengawali sepak terjang di fase grup dengan rapor bersih tanpa kekalahan setelah memetik hasil imbang kontra Wales dan Inggris, serta mengamankan poin penuh atas Iran. 

Langkah mereka kemudian berlanjut hingga ke fase 16 besar, sebelum akhirnya dipaksa angkat koper oleh Belanda dengan skor akhir 1-3.

Bila dikalkulasikan dari total 11 edisi Piala Dunia yang telah diarungi, AS tercatat sudah memainkan 37 laga dengan torehan sembilan kemenangan, delapan hasil seri, serta menelan 20 kali kekalahan. 

Pada ajang Piala Dunia 2026 ini, taktik permainan timnas AS bakal diracik oleh juru taktik kawakan, Mauricio Pochettino.

Ia resmi ditunjuk memegang kendali kepelatihan pada September 2024 silam, menggantikan posisi Gregg Berhalter yang menyelesaikan masa bakti keduanya. 

Pria berkebangsaan Argentina yang juga mantan penggawa tim nasional tersebut membawa portofolio pengalaman melatih yang sangat mumpuni di kasta tertinggi sepak bola Eropa.

Ia tercatat pernah menukangi sejumlah klub elite seperti Chelsea, Paris Saint-Germain, Tottenham Hotspur, Southampton, hingga Espanyol. 

Sepanjang masa kepemimpinannya di atas kursi kepelatihan skuad AS, Pochettino berhasil mempersembahkan 15 kali kemenangan, satu hasil imbang, serta menderita sembilan kekalahan dari total 25 laga yang diarsitekinya.

Pemain bintang

Komposisi skuad AS di lapangan akan dikomandoi oleh sang bintang utama, Christian Pulisic, yang saat ini merumput bersama raksasa Italia, AC Milan. 

Mantan pilar Chelsea serta Borussia Dortmund itu tercatat sudah mengantongi 85 penampilan bersama timnas AS dengan sumbangsih berupa 33 gol dan 22 assist.

Catatan tersebut dihitung sejak ia melakoni laga debutnya pada Maret 2016 di umur yang masih sangat muda, yakni 17 tahun 6 bulan 12 hari, di bawah arahan pelatih Juergen Klinsmann. 

Pulisic, yang juga memiliki koleksi gelar juara Liga Champions, menatap turnamen Piala Dunia 2026 dengan modal performa apik setelah mengemas delapan gol dan empat assist dari 30 laga bersama Milan di musim ini.

Tugas berat Pulisic di atas lapangan hijau nanti akan disokong penuh oleh koleganya yang sama-sama berkarier di kompetisi Liga Italia, yakni Weston McKennie yang memperkuat Juventus. 

Selain itu, kekuatan tim juga ditopang oleh barisan pemain berpengalaman lainnya, seperti Chris Richards yang baru saja merayakan gelar juara Liga Konferensi Eropa bersama Crystal Palace.

Ada pula nama Tyler Adams yang memegang peranan krusial dalam membawa Bournemouth menembus zona kompetisi Eropa untuk kali pertama di musim depan.

Daftar pemain timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

Kiper: Matt Turner (New England Revolution), Matt Freese (New York City), Chris Brady (Chicago Fire)

Bek: Sergino Dest (PSV), Chris Richards (Crystal Palace), Antonee Robinson (Fulham), Auston Trusty (Celtic), Max Arfsten (Columbus Crew), Alex Freeman (Villarreal), Mark McKenzie (Toulouse), Joe Scally (Borussia Monchengladbach), Miles Robinson (FC Cincinnati), Tim Ream (Charlotte FC)

Gelandang: Weston McKennie (Juventus), Brendan Aaronson (Leeds United), Tyler Adams (Bournemouth), Sebastian Berhalter (Vancouver Whitecaps), Cristian Roldan (Seattle Sounders), Malik Tillman (Bayer Leverkusen), Alejandro Zendejas (Club America)

Penyerang: Gio Reyna (Borussia Monchengladbach), Christian Pulisic (AC Milan), Folarin Balogun (Monaco), Ricardo Pepi (PSV), Tim Weah (Marseille), Haji Wright (Coventry City).

Jadwal timnas Amerika Serikat di Grup D Piala Dunia 2026

Sabtu, 13 Juni 08.00 WIB, Amerika Serikat vs Paraguay di Stadion SoFi, Inglewood.

Sabtu, 20 Juni 02.00 WIB, Amerika Serikat vs Australia di Lumen Field, Seattle.

Jumat, 26 Juni 09.00 WIB, Turki vs Amerika Serikat di Stadion SoFi, Inglewood.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index