Sinner Prioritaskan Pulihkan Fisik Sebelum Fokus ke French Open

Sinner Prioritaskan Pulihkan Fisik Sebelum Fokus ke French Open
Petenis Italia Jannik Sinner.(Sumber:NET)

JAKARTA - Jannik Sinner memilih untuk mengutamakan pemulihan kondisi fisiknya serta menikmati atmosfer kemenangan di Roma terlebih dahulu sebelum mengalihkan fokusnya secara total ke turnamen French Open.

Petenis peringkat satu dunia tersebut baru saja mencatatkan sejarah baru usai keluar sebagai juara Italian Open 2026. Pencapaian ini sekaligus menjadikannya sebagai petenis asal Italia pertama yang berhasil memenangi turnamen Masters 1000 di Roma semenjak Adriano Panatta pada tahun 1976 silam.

"Prioritasnya adalah memulihkan diri sebaik mungkin dalam dua hingga tiga hari ke depan," kata Sinner dikutip dari ATP, Selasa (19/05/2026).

Sinner mengungkapkan bahwa dirinya belum akan melakoni porsi latihan yang padat dalam waktu dekat. Ia ingin mempergunakan waktunya untuk berkumpul bersama keluarga sebelum bertolak menuju Paris demi mempersiapkan diri menghadapi Roland Garros.

Petenis ini diprediksi baru akan memulai kembali agenda persiapannya pada akhir pekan ini menjelang keikutsertaannya di Roland Garros, yang merupakan turnamen Grand Slam kedua pada musim ini.

"Tidak akan ada banyak latihan, tenis, nol. Secara fisik, saya dan tim saya perlu memeriksanya," ujar petenis berusia 24 tahun itu.

"Saya juga ingin bersama keluarga saya saat ini. Melepaskan diri dari tenis, lalu mulai Kamis dan seterusnya, saya pikir saya akan berada di Paris, mempersiapkan diri, dan kami akan lihat bagaimana hasilnya. Untuk saat ini, istirahat sangat penting."

Selain menyudahi penantian panjang masyarakat tuan rumah, podium tertinggi di Roma ini juga menggenapi koleksi sembilan gelar ATP Masters 1000 kepunyaan Sinner, sekaligus menuntaskan predikat Career Golden Masters. Sejauh ini, hanya dirinya dan Novak Djokovic yang sukses menyandang predikat prestisius tersebut.

Sepanjang kalender kompetisi musim ini, Sinner sebelumnya juga telah berhasil mengamankan gelar juara di Indian Wells, Miami, Monte-Carlo, serta Madrid.

Sinner mengutarakan bahwa kemenangan di Roma kali ini memuat makna emosional yang sangat mendalam lantaran berhasil diraih langsung di hadapan para pendukungnya sendiri.

"Tidak ada tempat yang lebih baik untuk melengkapi koleksi ini," kata Sinner.

"Bagi orang Italia, ini salah satu tempat paling spesial untuk bermain tenis. Bisa menang di sini sangat berarti bagi saya."

Kendati berlaga sebagai unggulan teratas, Sinner tidak menampik bahwa dirinya sempat didera tekanan yang masif pada partai puncak. Ia bahkan sempat kehilangan gim servis di fase awal laga sebelum akhirnya sanggup bangkit dan memegang kendali permainan.

"Ada banyak ketegangan dan momen sulit, terutama secara mental. Saya senang bisa tetap tenang dan meraih pencapaian ini," ujar Sinner.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index