UEA Salurkan Rp3,3 Miliar Dukung Kelancaran 162 Jemaah Haji Indonesia

UEA Salurkan Rp3,3 Miliar Dukung Kelancaran 162 Jemaah Haji Indonesia
Zayed Foundation Beri Bantuan Rp 3,3 Miliar untuk 162 Jemaah Haji RI. (Sumber: NET).

JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melalui Zayed Foundation bagi jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M. Bantuan dana senilai USD 190.000 atau sekitar Rp3,3 miliar diserahkan secara simbolis di Gedung Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026).

Pemberian dana ini dialokasikan untuk mendukung keberangkatan dan kelancaran ibadah bagi 162 jemaah haji Indonesia yang terpilih. Dukungan tersebut menjadi manifestasi solidaritas Pemerintah UEA kepada umat Islam di Indonesia, sekaligus memperkokoh sinergi kedua negara dalam pengelolaan ibadah haji.

Acara penyerahan bantuan Zayed Foundation tersebut dihadiri oleh Duta Besar UEA untuk Indonesia, H.E. Abdulla Salem Obaid Aldhaheri. Turut hadir pula Deputy Head of Mission Mrs. Shaima Salem Alhebsi serta Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf.

Penyaluran bantuan dari Zayed Foundation ini difokuskan agar 162 jemaah terpilih dapat menjalankan ibadah di Tanah Suci secara lebih maksimal. Pemerintah Indonesia menilai bantuan ini sebagai wujud kepedulian nyata UEA terhadap jemaah haji tanah air. Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf, memberikan penghormatan besar kepada Pemerintah UEA atas kedermawanan tersebut.

Menteri menegaskan bahwa dukungan dari UEA bukan hanya soal nilai finansial, melainkan simbol persaudaraan Islam yang erat antara kedua negara.

“Atas nama seluruh jemaah haji Indonesia, kami mengucapkan penghargaan dan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Pemerintah dan rakyat Uni Emirat Arab. Semoga Allah memberikan kebaikan, keberkahan, dan kemajuan yang terus-menerus untuk UEA,” kata Menhaj.

Pada tahun ini, ada sebanyak 221.000 jemaah haji Indonesia yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci. Para jemaah berasal dari berbagai latar belakang sosial ekonomi yang telah lama menanti kesempatan beribadah di Baitullah. Duta Besar UEA, H.E. Abdulla Salem Obaid Aldhaheri, juga menyatakan rasa hormat atas kolaborasi dalam penyaluran bantuan ini.

Pihak UEA berharap bantuan tersebut memberikan manfaat langsung serta menjadi dasar bagi kerja sama yang lebih luas antara kedua negara.

“Kami menyadari bahwa Indonesia adalah negara yang besar. Kontribusi kami mungkin kecil, namun kami berharap ini memiliki dampak yang besar bagi hubungan UEA dan Indonesia ke depannya,” tuturnya.

Dubes UEA pun berkeinginan agar kemitraan dengan Kementerian Haji dan Umrah RI terus meningkat. Sinergi ini diharapkan tidak hanya mencakup urusan teknis haji, tetapi juga merambah aspek Hajj Fund serta inisiatif strategis lainnya.

“Apapun yang kami lakukan, kami anggap sebagai langkah simbolis namun bermakna. Kami berharap ke depan ada lebih banyak kesempatan kolaborasi antara UEA dan Kementerian Haji Indonesia,” tambahnya.

Indonesia dan UEA telah berkomitmen untuk memperluas ruang kerja sama yang lebih inovatif dan produktif. Upaya kolaboratif ini sepenuhnya ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi seluruh jemaah haji Indonesia. Seremoni ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral dan visi bersama dalam melayani tamu Allah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index