JAKARTA – Kementerian Kominfo mengungkapkan bahwa YouTube sudah patuh terhadap aturan PP Tunas, sementara platform game Roblox hingga kini terpantau masih belum memenuhi.
Pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap sejumlah platform digital besar yang beroperasi di tanah air.
"Dari pantauan kami, YouTube sudah comply (patuh). Sementara untuk Roblox masih dalam proses, mereka belum sepenuhnya patuh terhadap ketentuan PP Tunas," ujar Semuel Abrijani Pangerapan, sebagaimana dilansir dari kontan.co.id, Jumat 24 April 2026.
Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan bahwa regulasi ini sangat krusial untuk memastikan keamanan pengguna internet di bawah umur.
Pihak kementerian telah berkomunikasi secara intensif dengan perwakilan platform tersebut di Indonesia.
Semuel Abrijani Pangerapan menekankan bahwa setiap platform digital yang memiliki pangsa pasar besar wajib mengikuti standar perlindungan data dan konten yang diatur pemerintah, mengutip dari kontan.co.id.
Ketidakpatuhan terhadap aturan ini dapat berujung pada sanksi administratif yang cukup berat bagi penyelenggara sistem elektronik.
Saat ini tim teknis sedang membedah kendala apa saja yang membuat Roblox belum bisa memenuhi poin-poin dalam PP tersebut.
"Kami memberikan tenggat waktu bagi Roblox untuk segera melakukan penyesuaian sistem mereka agar sejalan dengan aturan perlindungan anak di ruang digital," kata Semuel Abrijani Pangerapan kepada kontan.co.id.
Masyarakat diminta untuk lebih selektif dalam mendampingi aktivitas digital anggota keluarga mereka.
Kominfo berjanji akan terus memberikan informasi transparan mengenai status kepatuhan aplikasi-aplikasi populer lainnya.