DKP Sulteng Perkuat Pembangunan Infrastruktur Pelabuhan Perikanan

Sabtu, 12 September 2026 | 12:46:02 WIB
Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya dan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) DKP Provinsi Sulteng Mohammad Syafar.(Sumber:NET)

PALU - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat pembangunan infrastruktur pelabuhan perikanan di Kabupaten Banggai Laut serta Morowali guna mendongkrak produktivitas nelayan setempat.

“Untuk mendukung program Berani Tangkap Banyak, kami melakukan perbaikan pelabuhan perikanan,” kata Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan DKP Provinsi Sulteng Mohammad Syafar.

Penguatan infrastruktur ini menjadi bagian dari program Berani Tangkap Banyak yang terintegrasi dalam Berani Makmur. Langkah tersebut diarahkan untuk menopang peningkatan produksi sekaligus taraf hidup masyarakat nelayan.

Terdapat dua titik pelabuhan perikanan yang disasar program ini, yakni Pelabuhan Perikanan Matoto di Kabupaten Banggai Laut dan Pelabuhan Perikanan Lafeu di Kabupaten Morowali.

Pelabuhan Perikanan Matoto memperoleh alokasi anggaran Rp1,62 miliar dan telah beroperasi secara penuh. Sementara itu, Pelabuhan Perikanan Lafeu mendapatkan kucuran dana Rp6 miliar.

“Pelabuhan Perikanan Lafeu saat ini baru kami mampu bangunkan gedung perkantorannya, belum ada sarana pelabuhannya, sarana jetty dan lain-lain,” ujar Syafar.

Pengembangan infrastruktur ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendongkrak produksi sektor perikanan tangkap yang berdampak langsung pada perekonomian warga pesisir.

Hasil catatan menunjukkan produksi perikanan tangkap pada 2025 menembus 328.393,08 ton. Angka ini naik sekitar 20,8 persen dari capaian 2024 yang berada di level 271.865,95 ton.

Kontribusi produksi perikanan tangkap tertinggi pada 2025 berasal dari Kabupaten Donggala sebanyak 80.180,70 ton, Kabupaten Morowali 40.225,30 ton, Banggai Laut 37.438,88 ton, Parigi Moutong 31.534,10 ton, Banggai 29.240,50 ton.

Selain fokus pada fasilitas pelabuhan, kelanjutan program Berani Tangkap Banyak juga disalurkan lewat penyerahan bantuan sarana produksi bagi kelompok nelayan demi memacu hasil tangkapan.

Terkini