Pemulihan Infrastruktur Bencana Gorontalo Dimulai Akhir Agustus 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:14:57 WIB
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.(Sumber:NET)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan, penyusunan anggaran bagi perbaikan fasilitas umum pascabencana di Provinsi Gorontalo rampung pada Agustus 2026, hingga pengerjaan fisik diproyeksikan bisa segera digulirkan pada penghujung bulan ini.

Keterangan tersebut diutarakan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, usai menggelar audiensi bersama Kepala BNPB Suharyanto di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Pada tatap muka tersebut, gubernur turut didampingi oleh Bupati Boalemo Rum Pagau, Kepala BPBD Provinsi Gorontalo Rusli W. Nusi, serta Kepala BPBD Boalemo Roslina Karim.

Gubernur mengungkapkan, seluruh rangkaian tata kelola keuangan tengah diselesaikan guna menjamin akselerasi pengerjaan di area terdampak.

"Pertemuan tadi mengonfirmasi kembali usulan yang pernah kami ajukan ke BNPB terkait dengan kejadian bencana di Provinsi Gorontalo. Sudah ada konfirmasi dari Kepala BNPB untuk segera dilaksanakan hingga ada beberapa administrasi yang berkaitan dengan keuangan harus selesaikan. Direncanakan Agustus akhir sudah bisa kami laksanakan," ujar gubernur.

Di tempat terpisah, Bupati Boalemo Rum Pagau membeberkan sasaran utama di daerahnya meliputi perbaikan empat unit jembatan yang hancur diterjang banjir sejak tahun lalu.

Salah satu sarana yang memerlukan penanganan mendesak bertempat di Desa Harapan, Kecamatan Wonosari.

"Khusus di Kabupaten Boalemo ada empat jembatan yang sudah kami usulkan. Alhamdulillah Kepala BNPB menyampaikan bulan ini perencanaan keuangan akan selesai," kata Rum.

Bukan cuma di Kabupaten Boalemo, Pemerintah Provinsi Gorontalo turut mengawal usulan pembenahan sarana dasar di wilayah lain, mencakup dua jembatan, dua talud, hingga dua tanggul yang tersebar di Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, dan Kota Gorontalo.

Terkini