AHY Minta DKI Perkuat Infrastruktur Mencegah Penurunan Tanah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:49:11 WIB
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).(Sumber:NET)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta Jakarta memperkuat infrastruktur untuk menghadapi ancaman penurunan muka tanah (land subsidence) dan kenaikan muka air laut (sea level rise).

Pernyataan tersebut disampaikan AHY saat menjadi pembicara dalam acara Jakarta Asset Forum and Expo (JAFEX) 2026 di St Regis, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).AHY mengungkapkan bahwa kondisi Jakarta yang kian padat memunculkan sejumlah tantangan.

"Saya melihat ada sejumlah kerentanan dan kami semua menyadari bahwa Jakarta yang sudah begitu padat ini harus kami perkuat dari sisi infrastrukturnya," kata AHY.

AHY lantas menyinggung situasi di Pantai Utara (Pantura) Jakarta dan Teluk Jakarta.Ia menjelaskan bahwa pemerintah saat ini terus menggencarkan upaya mitigasi untuk mengantisipasi penurunan muka tanah serta kenaikan permukaan air laut.

"Berbicara pantai utara, Teluk Jakarta. Itulah mengapa Presiden Prabowo Subianto saat ini terus mendorong Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa," ujarnya.

AHY menyatakan bahwa pemerintah harus membendung dampak land subsidence dan sea level rise melalui beragam pendekatan.Menurutnya, langkah mitigasi tak cukup bila hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur fisik secara keras, melainkan juga harus memadukannya dengan solusi berbasis alam (nature-based solution).

"Dan kami juga menjadi bagian untuk memberikan sejumlah direktif agar terjadinya land subsidence termasuk sea level rise ini bisa kami mitigasi dengan pendekatan infrastruktur keras maupun solusi yang lebih alamiah,"jelasnya.

"Nature-based solution ini juga harus kami ke depankan, kami kombinasikan secara hibrida agar bisa mencegah pemburukan dari fenomena alam tersebut," sambungnya.

AHY menilai bahwa pembenahan dan penguatan infrastruktur menjadi fondasi penting bagi Jakarta dalam mewujudkan diri sebagai kota global yang berdaya saing.Selain aspek lingkungan, ia menekankan pentingnya penguatan konektivitas agar masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman.

"Kami harus memastikan jika Jakarta ingin menjadi kota yang semakin global tadi, semakin punya daya saing, maka selain isu lingkungan, konektivitas juga harus kami perkuat," ujarnya.

AHY menerangkan bahwa Jakarta memikul tantangan besar seiring tingginya jumlah penduduk serta kepadatan aktivitas perkotaan.Oleh sebab itu, proses pembangunan infrastruktur wajib dilaksanakan secara berkelanjutan.

Ia berharap Jakarta sanggup menjadi percontohan bagi kota-kota besar lain di Indonesia dalam menangani dinamika tantangan perkotaan.

"Saya yakin di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur, Jakarta bukan hanya siap, tapi bisa menjadi model yang ideal bagi kota-kota besar di tempat lainnya," pungkasnya.

Terkini