JAKARTA - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menyalurkan pinjaman pembiayaan senilai total Rp 268,36 miliar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Rokan Hulu guna mengakselerasi pembangunan infrastruktur daerah.
Dari keseluruhan dana pinjaman tersebut, Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa menjelaskan bahwa pihaknya mengalokasikan Rp 55 miliar untuk Kabupaten Pemalang.
Selanjutnya, alokasi sebesar Rp 58,37 miliar disalurkan untuk Kabupaten Ciamis.Sementara itu, Kabupaten Rokan Hulu memperoleh alokasi dana sebesar Rp 154,99 miliar.
Faaris mengungkapkan bahwa kucuran dana pembiayaan ini diperuntukkan bagi pembangunan sarana kesehatan, perbaikan fasilitas umum, serta penguatan pelayanan dasar masyarakat di ketiga kabupaten tersebut.
Ia menambahkan bahwa penyaluran pembiayaan di tiga daerah ini merupakan wujud komitmen PT SMI dalam membantu pemerintah daerah merealisasikan pembangunan yang dampaknya dirasakan langsung oleh publik.
"Tiga daerah tersebut punya tantangan pembangunan yang berbeda-beda, mulai dari layanan kesehatan, revitalisasi pasar, sampai penataan pelayanan publik. PT SMI turut mendukung agar pembangunan itu terwujud lebih cepat lewat pembiayaan yang tepat sasaran," ujarnya dalam keterangan resmi.
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menjelaskan bahwa alokasi pinjaman tersebut disiapkan untuk menyelesaikan proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Randudongkal.
Dengan hadirnya dukungan dari PT SMI, pihaknya optimis penyelesaian RSUD yang amat diharapkan oleh warga Pemalang bisa berjalan lebih cepat.
Langkah ini membuat warga tidak perlu lagi pergi jauh demi mendapatkan fasilitas layanan kesehatan yang layak.
"Hal itu juga menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat," ucapnya.
Pada kesempatan terpisah, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan bahwa pinjaman dari PT SMI dialokasikan untuk pembenahan Pasar Banjarsari, penataan Puskesmas Purwadadi, dan perbaikan gedung sekolah dasar.
"Ketiganya menyentuh langsung kebutuhan warga sehari-hari, dari tempat mereka berdagang, berobat, sampai anak-anak kami bersekolah," tuturnya.
Bupati Rokan Hulu Anton menerangkan bahwa pinjaman tersebut akan digunakan untuk renovasi Gedung Mal Pelayanan Publik serta pembangunan RSUD beserta fasilitas pendukungnya.
Ia menegaskan bahwa dua pilar proyek tersebut merupakan landasan utama dalam menyajikan pelayanan pemerintahan dan kesehatan yang serba cepat serta mudah dijangkau.
"Hal itu sejalan dengan upaya kami memperkuat daya saing daerah, di tengah pertumbuhan ekonomi Rokan Hulu yang mencapai 6,79% tahun lalu," ujar Anton.
Faaris berharap penyaluran dana ini memberi efek positif bagi masyarakat setempat.
Manfaat tersebut mulai dari kemudahan akses fasilitas publik dan kesehatan hingga dorongan bagi perekonomian daerah.
Ia memaparkan bahwa sinergi ini semakin memperluas rekam jejak penyaluran pembiayaan PT SMI ke ranah pemerintah daerah.
Hingga Mei 2026, catatan komitmen pembiayaan daerah oleh PT SMI telah menembus angka Rp 37,41 triliun dengan sisa pinjaman (outstanding) sebesar Rp 14,03 triliun.