Pemkot Mataram Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6,03 Persen di 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:29:01 WIB
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah kota Mataram Lalu Bramantyo Ganeru (FOTO: NET)

MATARAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), resmi mematok target pertumbuhan ekonomi di angka 6,03 persen untuk periode tahun 2026, yang kini telah diintegrasikan ke dalam rencana tahunan daerah.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram, Lalu Bramantyo Ganeru, mengutarakan di Mataram, Senin, bahwa sasaran tersebut dipasang lebih tinggi ketimbang perolehan pada periode terdahulu.

"Based on data Badan Pusat Statistik (BPS) Mataram tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Kota Mataram di angka 5,44 persen," katanya.

Bagi dirinya, sasaran 6,03 persen tersebut dinilai tidak berlebihan lantaran diselaraskan dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Mataram yang memproyeksikan angka pertumbuhan menyentuh 8 persen pada tahun 2030 kelak.

Penetapan angka capaian ini memperoleh atensi tersendiri lantaran Pemerintah Kota Mataram terbilang berani menaikkan angka pertumbuhan di kala situasi ekonomi warga tengah memperlihatkan kelesuan.

Demi merealisasikan target dimaksud, pihak pemda bakal bertumpu pada sektor niaga sekaligus jasa untuk memicu laju roda ekonomi, lantaran sasaran ini tidak semata-mata bertumpu pada agenda yang didanai oleh APBD.

"Industri dan keuangan, jika itu bergerak maka pertumbuhan ekonomi akan cukup tinggi," katanya pula.

Mengenai aspek sokongan APBD, pihak pemda bakal berfokus dalam merancang stimulan yang dinilai sanggup mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi.

Di antara kebijakan yang ditempuh yakni lewat pelaksanaan proyek infrastruktur fisik yang disokong APBD, semisal kelanjutan megaproyek Kantor Wali Kota Mataram, yang diproyeksikan mampu mendatangkan lapangan kerja dan memantik geliat sektor penunjang lainnya.

"Sektor industri keuangan, perdagangan dan konstruksi punya andil besar untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi di Kota Mataram. Selain itu, dukungan dari pusat untuk sektor ini," katanya lagi.

Pada kesempatan sebelumnya, Kepala BPS Kota Mataram, Reza Moh Nugraha, memaparkan bahwa kondisi ekonomi Kota Mataram memperlihatkan grafik yang positif, di mana persentase pertumbuhan pada tahun 2025 menyentuh 5,43 persen.

"Angka itu naik signifikan sebesar 1,31 poin dari 4,12 persen di tahun 2024," katanya.

Berdasarkan penjelasan Reza, geliat positif tersebut dipicu oleh empat subkategori primer yang menyumbang andil besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2025, antara lain perdagangan besar serta eceran bukan mobil/motor senilai 1,32 persen, jasa perantara keuangan sebesar 1,19 persen, bidang konstruksi senilai 0,72 persen, dan juga industri makanan serta minuman di angka 0,58 persen.

Terkini