PEKALONGAN - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memperkuat program pembangunan infrastruktur, penanganan sampah, dan perlindungan sosial melalui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab menyampaikan bahwa RAPBD 2027 dirancang dengan tetap mengedepankan program-program unggulan yang menyentuh kebutuhan masyarakat meski pendapatan daerah direncanakan sekitar Rp861 miliar atau lebih kecil 1,66 persen dari belanja daerah Rp872,83 miliar.
"Di sektor infrastruktur, kami mengarahkan anggaran untuk peningkatan dan pemeliharaan jalan kota maupun jalan lingkungan, termasuk dukungan pembangunan sarana pengendalian banjir melalui pengadaan tanah dan pembangunan stasiun pompa," katanya.
Kemudian, sejumlah program prioritas yang tetap mendapat perhatian antara lain Pelayanan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC) dengan kemudahan akses berobat menggunakan KTP,Bantuan RTLH,Beasiswa bagi guru dan tenaga kesehatan yang melanjutkan pendidikan,Bantuan peralatan sekolah bagi anak yatim dan keluarga rentan.
Menurutnya, penanganan persampahan juga menjadi salah satu fokus penting dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2027. Pemerintah daerah menyiapkan anggaran untuk mendukung percepatan pengelolaan sampah termasuk pembebasan tanah guna menunjang rencana pengembangan pengolahan sampah menjadi energi yakni energi listrik melalui pembangunan.
"Penanganan sampah masih menjadi hal serius. Kami ke depan akan menjadi salah satu wilayah untuk pengelolaan sampah melalui proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik," katanya.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pekalongan Azmi Basyir menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong efisiensi anggaran agar program-program prioritas dan visi-misi kepala daerah dapat terlaksana secara optimal.
"Kami berharap adanya dukungan transfer ke daerah yang lebih baik sehingga ruang fiskal semakin luas dan dapat memperkuat pelaksanaan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat termasuk bidang kesehatan, pendidikan, persampahan, serta rencana pembangunan kolam renang yang akan dilaksanakan secara multiyears," katanya.