517 Turis Asing Hilang Usai Banjir Bandang Nepal, India Terbanyak 178 Orang

517 Turis Asing Hilang Usai Banjir Bandang Nepal, India Terbanyak 178 Orang

BERITAKINI.CO.ID — Bencana yang disebut saksi mata "bagaikan tsunami" ini meluluhlantakkan permukiman di bawah aliran lumpur pekat, menimbun rumah, menghancurkan jembatan, serta menyapu kendaraan. Survei Geologi AS (USGS) menyebut bencana dipicu runtuhnya gletser yang memicu aliran besar material es dan puing-puing, diperparah dampak perubahan iklim terhadap pencairan gletser global.

Otoritas Kepolisian Nepal telah menemukan sedikitnya 389 jenazah di wilayahnya, sementara tiga orang lainnya tewas di wilayah Tibet, China. Dari total 910 orang yang hilang di Nepal, mayoritas merupakan wisatawan mancanegara.

Sebaran WNA Hilang: dari Pendaki Himalaya hingga Peziarah Gunung Kailash

Para turis yang hilang mencakup pendaki di kawasan Himalaya dan peziarah Hindu yang mengunjungi Gunung Kailash di Tibet. Berdasarkan data Badan Pariwisata Nepal, berikut rincian WNA yang dilaporkan hilang:

  • India: 178 orang, jumlah terbanyak.
  • Amerika Serikat: 65 orang tercatat di Badan Pariwisata Nepal, namun laporan terbaru menyebut 90 warga AS hilang.
  • Malaysia: 51 orang menurut data Nepal, 55 warga dilaporkan tak bisa dihubungi.
  • Ukraina: 53 orang dilaporkan hilang.
  • Australia: 35 orang versi Nepal, bertambah menjadi 39 orang.
  • Inggris: 33 orang, Kanada: 25 orang.
  • Jerman & Rusia: masing-masing 8 orang.
  • Afrika Selatan & Latvia: masing-masing 6 orang.
  • Jepang: 5 orang, PM Jepang Sanai Takaichi telah meminta operasi pencarian melalui Kedubes di Nepal.
  • Selandia Baru: 5 orang.

Puluhan Negara Lain Masih Diverifikasi, China Laporkan 100 Warga Hilang

Badan Pariwisata Nepal menyebut WNA dari belasan negara lain juga hilang, namun jumlah pastinya belum diketahui. Negara-negara itu mencakup Belarusia, Belgia, Bulgaria, Finlandia, Prancis, Hungaria, Irlandia, Israel, Italia, Kazakhstan, Lithuania, Belanda, Filipina, Portugal, Spanyol, Serbia, Swiss, dan Swedia.

Secara terpisah, otoritas China melaporkan 100 warganya hilang di Nepal. Sementara di wilayah Gyirong, Tibet, media pemerintah CCTV memberitakan 260 turis asing ikut hilang, namun rincian kewarganegaraan mereka belum dirilis.

Proses pencarian dan evakuasi masih berlangsung melibatkan otoritas Nepal dan China. Data jumlah korban diperkirakan akan terus berubah seiring perkembangan operasi penyelamatan di medan yang sulit akibat reruntuhan material dan lumpur.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index