Sandiwara Perampokan Warkop Majalengka Terbongkar, Uang untuk Judol

Sandiwara Perampokan Warkop Majalengka Terbongkar, Uang untuk Judol
Ilustrasi judi online.(Sumber:NET)

MAJALENGKA – Kisah perihal perampokan, pembiusan hingga penodongan senjata pada warung kopi (warkop) 24 jam di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, perlahan sirnah usai polisi mendapati deretan kejanggalan.

Adanya aduan yang awalnya menggambarkan aksi kejahatan sadis tersebut malah bermuara pada dugaan rekayasa.Uang kepunyaan warkop disinyalir telah dipakai oleh pegawai untuk kepentingan pribadi, termasuk bermain judi online (Judol).

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman melalui Kasat Reskrim AKP Udiyanto menuturkan, pihak penyidik mulai menaruh curiga pada aduan tersebut usai menemukan sejumlah penggalan kisah dari pelapor yang tidak masuk di akal.

"Betul ada laporan. Cuma ada keraguan, kejanggalan. Maka kami tanya-tanya lagi," kata AKP Udiyanto, Jumat (14/8/2026).

Pada aduan awal, pegawai warkop mengklaim menjadi korban perampokan sewaktu berada di area tempat kerjanya.

Dirinya menyebutkan uang milik tempat usaha digondol pelaku usai ia mengalami tindak kekerasan.

Bukan cuma itu, pelapor pun mengaku sempat dibius serta ditodong memakai senjata.

Namun demikian, kepolisian tidak serta-merta percaya begitu saja terhadap keseluruhan keterangan tersebut.Penyidik lantas mencocokkan cerita pelapor dengan informasi lainnya beserta kondisi di tempat kejadian perkara.

Mulai dari penelusuran itulah, alur rekaan cerita mulai menampilkan titik celah.

"Bahasanya dirampok, dibius, ditodong senjata. Pas kami dalami, cari-cari informasi, 'oh bohong ini'. Nah, tanya-tanya lagi, bohong," ujar AKP Udiyanto.

Dugaan Judi Online Jadi Titik Balik Proses pemeriksaan susulan lantas merubah arah penanganan perkara.Pihak kepolisian mengendus aksi perampokan yang diadukan tersebut sejatinya tidak pernah terjadi.

Pegawai tersebut disinyalir sengaja merangkai cerita perampokan guna menutupi pemakaian uang milik warkop.

"Betul, ternyata laporan palsu. Memang uangnya dipakai buat dia, untuk keperluan pribadi dan judi online," kata AKP Udiyanto.

Indikasi pengaplikasian dana untuk judi online menjadi salah satu poin penting dalam penelusuran kasus.

Kepolisian kini tidak lagi hanya memburu pelaku perampokan, melainkan mengusut alur bagaimana uang usaha tersebut digunakan hingga muncul rekaan cerita seolah-olah berlangsung aksi kejahatan.

Besaran nominal uang yang diduga dihabiskan pegawai tersebut belum dibeberkan Polres Majalengka.Tim penyidik masih merinci besaran angka kerugian sekaligus menelusuri berapa porsi uang yang dihabiskan untuk kebutuhan pribadi maupun judi online.

Pihak kepolisian juga telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk meverifikasi kondisi di lapangan dengan pengakuan yang diutarakan pelapor.

"Intinya saat ini masih kami dalami. Sudah olah TKP juga," pungkas Udiyanto.

Cerita Perampokan Berbalik Menjadi Laporan PalsuPerkara ini diawali dari adanya aduan mengenai dugaan perampokan di sebuah warkop yang beroperasi selama 24 jam penuh di Majalengka.

Kisah mengenai pembiusan, penodongan senjata, serta raibnya uang sempat mengarahkan penanganan perkara pada dugaan kejahatan jalanan.Namun, tim penyidik mendapati ketidakcocokan usai melangsungkan pemeriksaan secara lebih mendalam.

Keterangan dari pelapor kemudian diuji ulang hingga pihak kepolisian menemukan indikasi bahwa uang warkop justru telah dihabiskan untuk kepentingan pribadi.Praktik judi online disebut-sebut menjadi salah satu muara pemanfaatan uang tersebut.

Saat ini, Satreskrim Polres Majalengka masih terus mendalami total uang yang dipakai, skema rekayasa laporan, beserta rentetan tindakan yang dilakukan pegawai sebelum membuat aduan resmi kepada kepolisian.

Penetapan status hukum pegawai tersebut pun masih dalam tahap pendalaman.

Perkara ini menjadi gambaran jelas bagaimana skenario perampokan yang semula nampak seperti tindak pidana jalanan justru berbalik menjadi indikasi laporan palsu usai polisi membongkar jejak transaksi uang yang mengarah pada kepentingan pribadi dan judi online.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index