TransNusa Buka Rute Manado–Ternate, Akses Wisata Timur Makin Mudah

TransNusa Buka Rute Manado–Ternate, Akses Wisata Timur Makin Mudah
Ilustrasi Pesawat TransNusa Airbus A320.(Sumber:NET)

JAKARTA - Maskapai penerbangan TransNusa secara resmi mengoperasikan rute penerbangan langsung yang menghubungkan Manado (MDC) dan Ternate (TTE).

TransNusa melayani rute Manado–Ternate ini sebanyak dua penerbangan per hari atau total 14 kali penerbangan setiap minggunya.

Tingginya frekuensi ini menyajikan fleksibilitas ekstra untuk para pelancong, pelaku usaha, hingga warga yang hendak bepergian di antara kedua kota.

Sektor pariwisata menyambut hangat hadirnya jalur penerbangan langsung ini sebagai kabar gembira.

Para wisatawan kini bisa menempuh perjalanan yang lebih cepat menuju Ternate, sebuah kota bersejarah yang dikenal sebagai titik utama Jalur Rempah dunia sekaligus pintu masuk pariwisata Maluku Utara.

Ternate menyuguhkan bermacam destinasi yang menyatukan unsur sejarah, kebudayaan, serta pesona alam.

Para pelancong dapat mendatangi Benteng Oranje, Kedaton Kesultanan Ternate, sampai menikmati pemandangan pesona Gunung Gamalama yang berdiri megah di tengah pulau.

Sementara itu, Manado sudah sejak lama berperan menjadi gerbang utama pariwisata kawasan Sulawesi Utara.

Kota ini merupakan akses utama menuju kawasan Taman Nasional Bunaken yang tersohor hingga kancah internasional karena keanekaragaman biota lautnya.

Tak hanya itu, wilayah Likupang yang tergolong dalam Destinasi Super Prioritas Nasional pun dapat diakses secara mudah lewat Manado.

Peningkatan konektivitas ini diharapkan sanggup memicu lonjakan jumlah pelancong sekaligus menguatkan daya saing berbagai objek wisata di wilayah Indonesia Timur.

CEO TransNusa Group, Datuk Bernard Francis mengungkapkan bahwa perluasan jaringan penerbangan dalam negeri merupakan strategi perusahaan guna menghadirkan konektivitas yang kian merata di Nusantara.

“Indonesia adalah negara kepulauan yang membutuhkan konektivitas udara yang kuat agar masyarakat dapat bergerak lebih mudah dan lebih cepat,” ujar Datuk Bernard melalui keterangan tertulis, Rabu (05/08/2026).

Berdasarkan penjelasannya, Manado memegang peranan yang makin vital sebagai salah satu pusat operasi penerbangan TransNusa di wilayah Indonesia Timur.

“Kehadiran rute Manado–Ternate akan semakin memperkuat konektivitas kawasan ini,” lanjut dia.

Untuk saat ini, Manado telah terkoneksi ke beberapa kota lewat rute jaringan TransNusa, contohnya Sorong, Denpasar, serta Guangzhou.

Melalui hadirnya penerbangan ke Ternate, masyarakat di Maluku Utara turut mendapatkan akses jaringan yang lebih luas apabila berniat melanjutkan perjalanan ke beragam destinasi domestik maupun luar negeri via Manado.

Bernard menerangkan bahwa tiap-tiap perluasan rute dipersiapkan sebagai satu kesatuan jaringan penerbangan yang saling terhubung.

Atas dasar itu, kemanfaatannya tak sebatas dirasakan oleh dua kota yang terhubung, melainkan juga wilayah di sekelilingnya.

TransNusa mengagendakan penerbangan perdana untuk rute ini pada tanggal 19 Agustus 2026 mengandalkan pesawat Airbus A320.

Sementara itu, pemesanan tiket telah dibuka lewat beragam saluran penjualan resmi TransNusa dengan tarif mulai dari Rp999.000 untuk penerbangan sekali jalan.

Bukan cuma menawarkan rute tanpa transit, TransNusa juga menyajikan fasilitas tambahan berupa jatah bagasi gratis mencapai 20 kilogram serta opsi kursi dengan ruang kaki ekstra.

Tersedia pula sajian camilan dan minuman gratis, hingga penawaran diskon tarif tiket khusus anak-anak.

“Melalui pengembangan jaringan ini, kami ingin terus menghadirkan konektivitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi, perdagangan, investasi, dan pariwisata di Indonesia Timur”. Pungkas Bernard.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index