Lantai 6 Proyek Rumah Sakit di Sesetan Terbakar, 2 Orang Dirawat

Lantai 6 Proyek Rumah Sakit di Sesetan Terbakar, 2 Orang Dirawat
Ilustrasi Kebakaran.(Sumber:NET)

DENPASAR - Proyek bangunan rumah sakit swasta di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan, terbakar pada Rabu (29/7).

Insiden kebakaran tersebut berlangsung di lantai 6 dan menyebabkan seorang buruh bernama Hari (27) serta petugas Damkar Kota Denpasar, Putu Aris (33) harus mendapatkan perawatan dari tim medis lantaran mengalami sesak napas.Penyebab utama dari kebakaran itu saat ini masih dalam proses penyelidikan.

"Tim dari Labfor Polda Bali dan Inafis Polresta Denpasar sudah turun ke lapangan. Tujuannya melakukan penyebab pasti kebakaran tersebut," ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., Kamis (30/7).

Berdasarkan kronologi yang disampaikan Iptu Adi, para pekerja proyek tengah menjalankan tugas untuk menginjeksi lantai menggunakan adonan resin dan katalis pada Rabu pukul 10.30 WITA.

Kala itu, Heru Setiawan yang berada dalam posisi setengah meter dari deretan peralatan serta membelakanginya, mendengarkan suara cetak.

"Saksi (Heru) langsung menoleh ke belakang dan tiba-tiba muncul kobaran api di kardus yang digunakan sebagai alas," ujarnya.

Kepulan asap pekat seketika memenuhi ruangan tersebut hingga membuat para pekerja sempat terjebak.Seluruh barang di dalam ruangan lantai 6 seperti meja, kursi, hingga bed pemeriksaan pasien, hangus terbakar.

Kurang lebih beberapa menit kemudian, sembilan unit mobil pemadam Damkar Kota Denpasar dan satu unit mobil pemadam Kabupaten Badung tiba di lokasi kejadian.Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.30 WITA.

"Selanjutnya pukul 11.49 WITA empat pekerja sempat terjebak berhasil dievakuasi dan diberikan pertolongan pertama oleh tim Rescue Denpasar empat unit, ambulans BPBD Kota Denpasar dua unit dan PMI Kota Denpasar tiga unit," tegasnya.

Berdasarkan hasil olah TKP sementara oleh tim Labfor Polda Bali dan Inafis Polresta Denpasar, indikasi awal kebakaran diduga dipicu oleh korsleting pada kabel-kabel yang dipakai oleh para pekerja bangunan.

Kendati demikian, dugaan tersebut belum bisa dipastikan dan penyelidikan lebih mendalam masih terus dilakukan oleh tim Labfor Polda Bali.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index